DAIRI,Sumutpos.Jawapos.com-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Mariadi Simanjorang mengungkapkan bahwa kolaborasi dan koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pendidikan, sangat minim.
Hal itu dikarenaka BGN dan SPPG secara langsung menghunjuk sekolah yang akan dilayani untuk pendistribusian MBG tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi.
"Padahal, koordinasi dan kolaborasi perlu diperkuat dan sangat penting bilamana ada masalah. Ini terkait pembagian makanan, perlu pengawasan jadi koordinasi itu menjadi penting dan supaya tepat sasaran,"ujar Mariadi, Rabu (16/7).
dikatakan Mariadi, sejauh ini BGN melalui SPPG atau dapur umum telah menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah mulai tingkat TK hingga SMA, baik sekolah negeri dan swasta.
"Namun kami pandang kordinasi dari BGN dan SPPG untuk penetapan sekolah sebagai penerima manfaat sangat minim sekali,"tandasnya.
"Begitu juga dengan jumlah sekolah dan siswa penerima. Kami pastikan data Dinas Pendidikan dengan data BGN dan Yayasan selaku pemilik dapur umum pelaksana SPPG, tidak sama,"sambungnya.
Mariadi mengungkapkan, berdasarkan data Disdik Dairi, jumlah SPPG atau dapur umum ada 4 lokasi, yakni di Kecamatan Sitinjo ada 1 lokasi, kemudian di Kecamatan Sidikalang ada 3 lokasi.
Begitu juga data sekolah yang sudah menerima program MBG yang ada di Disdik Dairi yakni untuk Kecamatan Sitinjo antaralain, SD negeri Panji Dabutar, SD Punguan Nauli, SD Sitinjo dan SMP neger Sitinjo.
"Kemudian sekolah di Kecamatan Sidikalang yakni SD dan SMP HKBP, SMP negeri 1, MIN 1, SMP swasta Santu Paulus, SMP swasta Arina, PAUD Eklesia serta 3 SD negeri di Batangberuh,"beber Mariadi.
Mariadi berharap, BGN dan SPPG memperkuat kolaborasi dan kerjasama dengan Pemkab Dairi dalam pelaksanaan program MBG dimaksud. (rud/han)
Editor : Johan Panjaitan