Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mangasa Sinaga Wafat, Tokoh Masyarakat yang Sudah Berbuat untuk Kemajuan Dairi

Johan Panjaitan • Sabtu, 26 Juli 2025 | 09:45 WIB
Mangasa Sinaga gelar Op Yemima doli semasa hidup.
Mangasa Sinaga gelar Op Yemima doli semasa hidup.

DAIRI,Sumutpos.Jawapos.com-Mangasa Sinaga, salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Dairi, wafat diusia 81 tahun. Mantan anggota DPRD Dairi periode 2004-2009 dan 2009-2014, meninggal dunia di Rumah Sakit Murni Teguh, Medan, Rabu(23/7/2025).

Henra Jainuddin Sinaga SIP, salah satu putra Mangasa Sinaga kepada wartawan di rumah duka Jalan Hasoman No 19, Kelurahan Kota Sidikalang, Jumat (25/7/2025) mengatakan, ayahnya wafat karena kondisi kesehatan menurun dimana usia sudah lanjut.


"Dari pernikahan ayah dengan ibu kami Pintauli boru Sitanggang, dikaruniai 8 orang anak, 6 laki-laki dan 2 perempuan. Ayah kami digelari Oppung Yemima doli, meninggalkan 8 anak dan 8 menantu serta 20 orang cucu, "ujar Henra, yang saat ini anggota DPRD dan juga Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Dairi itu.

Ibunda tercinta, Pintauli boru Sitanggang, sudah lebih dulu meninggal pada bulan Desember 2024 lalu, sebut Henra.

Sebelum terjun ke dunia politik, Mangasa meniti karier sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 1967 dan pensiun di tahun 1997. Mangasa mengabdi di Dinas Perhubungan sebagai Lalu Lintas Djalan (LLD).

Dikatakan Henra, ayahnya sosok pekerja keras. Selain sebagai PNS, lewat CV Sahat Martua, ayahnya juga merintis usaha kilang papan, pertukangan meubel serta usaha bubuk kopi Sidikalang.

Lanjut Henra, lewat bubuk Kopi Sidikalang berlabel rumah adat, Mangasa memperkenalkan kopi Sidikalang pada Sidang Umum MPR-RI tahun 1993, saat pelantikan Presiden Soeharto dan Wakil Presiden Tri Sutrisno kala itu.

Semasa hidup, selain mengabdi di pemerintahan, Mangasa banyak terlibat di dunia politik, punguan/perkumpulan marga Sinaga, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Mangasa juga mendapat kepercayaan memimpin organisasi antara lain menjadi Ketua KNPI Dairi periode 1982-1987. Ketua SOKSI tahun
1992-2000, Wakil Ketua Golkar tahun 1994-1999, Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan tahun 2004-2009.

Selanjutnya, Ketua KOBARINDO Sumater Utara tahun 2005-2015, Ketua PPTSB Dairi tahun 1975-2009 dan Penasehat PPTSB Pusat 2005-2015.

"Dimata kami anak-anaknya, Mangasa sosok ayah yang keras, tegas tetapi penyayang. Begitu cara ayah mendidik, sehingga kami bisa mengecam pendidikan yang baik dan rata-rata lulus dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia,"kata Henra.

Mangasa dikenal seorang dermawan, suka menolong warga kurang mampu serta kerap membantu persoalan keluarga dan bahkan yang tersangkut masalah hukum.

Perbuatan baik serta jeri payahnya semasa hidup, mendapat ganjaran yang baik juga. Delapan putra/putrinya, meraih kesuksesan dalam karir dan pekerjaan.

Anak pertama, Sabar Fransiska Hartati Sinaga SH memiliki sejumlah perusahaan yakni PT Tirta Alamindo, PT Cipar Sukses Bersama dan PT Supplier Air Bersih se Jabodetabek.

Kemudian anak kedua, Arthur H Sinaga SH MH berkarier di Badan Intelijen Negara (BIN), Erli W Sinaga SE wiraswasta di Jakarta.

Selanjutnya, Gomgom SB Sinaga SE, MM pemilik klinik perawatan gigi Damessa Dental Care telah memiliki 20 cabang di wilayah Jabodetabek.

Lalu, Henra Jainuddin Sinaga SIP anggota DPRD Kabupaten Dairi yang juga Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dairi. Henra adalah suami, dr Elisabeth Tarigan, dokter spesialis anak di RSUD Sidikalang.

Marisi SP Sinaga SE, MM Kepala Bidang (Kabid) Sengketa Kerja di Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Madya Medan, Ferry SR Sinaga ST, MM manager di PT Pertamina Gas di Jakarta serta Gokma Todo Tua Sinaga SH, MH bekerja di Badan Pendapatan Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, tokoh masyarakat Pakpak yang juga penasehat Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB-LKP), Raja Umar Ujung menyebut, Mangasa Sinaga salahsatu tokoh masyarakat yang sudah berbuat untuk kemajuan Kabupaten Dairi.

Almarhum adalah seorang pemikir. Dia sudah berkontribusi membangun dan mendorong kemajuan Kabupaten Dairi. Dikancah politik, Mangasa sangat piawai dan berperan aktif setiap perhelatan politik dan terbukti 2 periode terpilih jadi legislator.

Karya penomenalnya, Mangasa memperkenalkan Dairi kelevel nasional lewat promosi produk kopi dalam Sidang MPR-RI di gedung DPR-MPR Senayan Jakarta tahun 1993.

"Mangasa modal sendiri memperkenalkan produk pertanian Dairi itu kepada para legislator Senayan waktu itu. Jadi Mangasa adalah seorang tokoh masyarakat, dan layak menjadi teladan dan panutan,"ungkap Umar Ujung.

Rencana pesta adat dan pemakaman almarhum Mangasa Sinaga, akan dilaksanakan keluarga pada, Selasa (29/7/2025) di jalan Hasoman No 19, Kelurahan Kota Sidikalang. Selamat jalan sang legislator. (rud/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#mantan #tokoh masyarakat #wafat #DPRD Dairi #Kabupaten dairi