BATUBARA, Sumutpos.jawaposs.om-Bupati Batubara H Baharuddin Siagian bersama Wakil Rektor III Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Dr Samsul Bahri MPd mendampingi empat mahasiswa yang mengalami kecelakaan di Batubara, Senin (28/7) malam. Pihak kampus langsung menuju lokasi dan menangani seluruh proses.
Bupati dan pimpinan UMN Al-Washliyah ini secara langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kecelakaan yang menyebabkan dua mahasiswa wafat dan dua mahasiswa menjalani perawatan di RS Bidadari Batubara.
Bupati dan wakil bupati Batubara yang hadir di RS Bidadari Batubara memberikan dukungan moril dan empati yang sedalam-dalamnya. Bupati batubara didampingi wakil rektor dan Ketua Lembaga Kerjasama dan Praktik Magang (LKPM) UMN Al-Washliyah, Dr Hilman langsung melepas keberangkatan dua jenazah ke Medan.
Pimpinan UMN Al-Washliyah beserta sivitas akademika mendampingi semua proses administrasi di kepolisian dan RS Bidadari Kabupaten Batubara. Pimpinan universitas juga langsung mengunjungi keluarga korban dan ikut serta mengirimkan doa bersama keluarga tadi malam.
Selanjutnya seluruh sivitas akademika juga mengikuti seluruh proses fardu kifayah yang dilaksanakan Selasa (29/7) di rumah duka beralamat di Medan dan di Lubukpakam.
Empat mahasiswa mengalami kecelakaan saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Senin (28/7) petang. Mahasiswa yang mengendarai becak bertabrakan dengan mobil pengangkut gas elpiji.
Dalam insiden ini, dua dari mahasiswa semester VI UMN Al-Washliyah meninggal dunia yakni Ozar Mizwar Nasution (23 tahun) dan Wira Wibawa (23 tahun). Dua korban dirawat yakni Andini Nur Anisyah (22 tahun), mahasiswa semester VII FKIP UMN Al-Washliyah dan
Raudhatun Athfa (21 tahun), mahasiswa Fakultas Farmasi UMN Al-Washliyah.
“ini adalah musibah dari Allah swt, UMN Al-Washliyah merasa sangat bersedih atas kejadian ini. Kami akan dampingi seluruh proses administrasi baik di rumah sakit dan kepolisian,”ujar Hilman. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan