Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Stok Beras Melimpah, Beras SPHP 5 Kg hanya Rp58 Ribu

Juli Rambe • Senin, 11 Agustus 2025 | 19:30 WIB
BERAS: Kordinator Gerakan Pangan Murah di Gudang Bulog Labuhan Deli, Rusli saat memotong pinggiran bungkus beras. (Dok: Juli Ramadhani Rambe/Sumut Pos)
BERAS: Kordinator Gerakan Pangan Murah di Gudang Bulog Labuhan Deli, Rusli saat memotong pinggiran bungkus beras. (Dok: Juli Ramadhani Rambe/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Ratusan masyarakat Medan Labuhan terlihat mengantre di Gudang Bulog Labuhan Deli untuk membeli beras SPHP, Senin (11/8/2025).

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian Gerakan Pangan Murah yang merupakan implementasi kebijakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Program ini menunjuk lima BUMN sebagai outlet penyaluran beras SPHP, salah satunya Bulog.

“Bulog memanfaatkan gudang dan kantor sebagai outlet penjualan SPHP. Di Medan sendiri ada lima lokasi, yaitu Kantor Kanwil Gatot Subroto, Gudang Jemadi, Gudang Mustafa, Gudang Mabar, dan Gudang Labuhan Deli,” ungkap Budi, Senin (11/8/2025).

Hingga saat ini, Bulog Sumut telah menyalurkan sekitar 1.200 ton beras SPHP, dengan target bulanan 15.700 ton dan target hingga akhir tahun 77.150 ton. Beras SPHP dapat dibeli oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa persyaratan khusus, dengan batas maksimal 2 sak (10 kg) per pembelian, seharga Rp58.000 per sak (5 kg).

“Beras ini untuk dikonsumsi, bukan untuk dijual kembali. Setiap kemasan dipotong ujung plastiknya agar tidak disalahgunakan,” tegas Budi.

Karena itu, Budi menyatakan masyarakat jangan takut sehingga menimbun beras. Karena stok beras masih banyak.

"Kalau melebihi target juga tidak masalah karena memang ada stok," tambahnya.

Selain melalui outlet BUMN, penyaluran beras SPHP juga dilakukan melalui tujuh saluran lainnya, di antaranya pasar tradisional, koperasi, gerakan pangan murah oleh dinas terkait, outlet binaan pemerintah daerah, serta ritel modern seperti Berastagi, Indomaret, dan Alfamart.

Budi juga mengimbau pemerintah daerah untuk aktif melaksanakan Gerakan Pangan Murah.

“Beras bisa diambil dulu di Bulog dan dibayar maksimal tiga hari kemudian, melalui dinas ketahanan pangan. Kegiatan ini berlangsung setiap hari hingga akhir tahun, termasuk Sabtu dan Minggu. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok,” ujarnya.

Salah satu warga Medan Labuhan, Nuriah (68), mengaku bersyukur dengan adanya program ini.

“Biasanya saya beli beras Rp17.000 per kg. Hari ini saya beli dua karung, meskipun mau beli empat tapi tidak boleh. Walau tidak dapat bantuan, sembako murah seperti ini sangat membantu. Kalau bisa diadakan setiap bulan,” tuturnya.

Program SPHP Bulog diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat Sumatera Utara. Selain di gudang Bulog, program ini juga bisa dilakukan di PT Pos dan dinas terkait. (ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Beras SPHP #beras bulog