Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kadisperindag ESDM Sumut, Fitra Kurnia Fokus Penataan di Bidang Pertambangan

Juli Rambe • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:45 WIB
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumut, Fitra Kurnia. (Dok: istimewa for Sumut Pos)
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumut, Fitra Kurnia. (Dok: istimewa for Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Fitra Kurnia akan melakukan penataan di bidang pertambangan yang saat ini masih terjadi permasalahan. Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution setelah dirinya dilantik menjadi Kepala Dinas.

"Sesuai dengan arahan pak Gubernur, kita akan lakukan penataan di bidang pertambangan yang sebagian besar belum memiliki perizinan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang baru," ucapnya saat ditemui Sumut Pos di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (15/7/2025).

Dijelaskannya, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan pertimbangan itu sendiri.

"Ini kami akan lakukan penataan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan juga sentra-sentra pertambangan rakyat," ucapnya.

Ke depan, dirinya akan berupaya akan mensosialisasikan dan mendata mereka serta memasukkan tambang rakyat tersebut ke Koperasi Merah Putih.

"Ini kan masih dalam tahap pendataan pada tambang rakyat tersebut, kedepan akan kita masukkan ke Koperasi Merah Putih, sehingga pembinaannya lebih terarah, karena sesuai dengan visi dan misi Pak Presiden Prabowo pada pidato kenegaraan beliau yakni pembinaan masyarakat dengan membentuk Koperasi," ucap Fitra.

Terkait dengan adanya kelangkaan beras yang terjadi belakangan ini, Fitrah menyebut jika hal tersebut bukan karena kelangkaan, tetapi terjadinya kenaikan harga beras yang terus melonjak.

"Sebenarnya untuk beras, bukan karena kelangkaan, tetapi ada pergerakan harga yang terus naik, karena sudah berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), kemarin kita sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk persiapan pelaksanaan pasar murah, udah kita mulai kemarin pada Minggu pertama Agustus," ucapnya.

Dirinya akan berupaya akan melakukan pasar murah di titik-titik tertentu seperti di Kantor Gubernur Sumut, namun untuk yang pertama pasar murah akan dilakukan di beberapa pasar tradisional.

"Kita akan fokuskan nanti pasar murah akan dilaksanakan di pasar tradisional, namun tak menutup kemungkinan akan kita buat di kantor gubernur Sumut," ucap Fitra.

Fitra berharap ke depan untuk pihak terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan untuk meningkatkan penjualan beras.

"Kami sudah melakukan rapat dengan Dinas Ketapang Sumut, untuk meningkatkan penjualan beras di toko pangan mereka," ucapnya.(san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Tambang di Sumut #Kadisperindag