NIAS BARAT, SUMUT POS– Pembangunan Jembatan Sungai Oyo yang berlokasi di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, terus menunjukkan progres positif dan ditargetkan rampung pada bulan Desember. Hingga Kamis (21/8/2025), pekerjaan fisik proyek ini telah mencapai 2,80 persen.
Hal ini disampaikan oleh Edi Siburian, Pengawas Lapangan PT. Torang Multi Indo selaku penyedia jasa. Ia menjelaskan, sejauh ini pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Capaiannya sekarang sudah 2,80 persen. Proses pengerjaan yang sudah dilakukan meliputi pembersihan lahan, pembangunan pondasi hingga tahap pengecoran sumuran. Tidak ada kendala dari masyarakat, bahkan mereka sangat mendukung,” ujarnya kepada Sumutpos pada Kamis (21/8) sore.
Lebih lanjut, Edi menyebutkan bahwa pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025, sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Utara saat peletakan batu pertama (groundbreaking).
“Target tetap kita kejar sesuai yang sudah disampaikan Pak Gubernur. Hanya saja faktor cuaca, khususnya banjir besar yang kerap terjadi di Sungai Oyo, bisa menjadi kendala yang memperlambat tahapan pekerjaan,” tambahnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Kepala Desa Tuwuna, Perihati Zai, menyambut baik pembangunan jembatan ini. Menurutnya, masyarakat sangat mendukung agar pekerjaan dapat segera diselesaikan.
“Kami melihat proses pengerjaannya berjalan lancar, aman, dan masyarakat sangat mendukung agar pembangunan ini cepat selesai,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Sungai Oyo berskala nasional ini menjadi salah satu proyek strategis di Nias Barat yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar arus transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (mag-8/ram)
Editor : Juli Rambe