Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemuda Muhammadiyah Kecam Tindakan Responsif Polisi pada Kader Muhammadiyah

Juli Rambe • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19:30 WIB
Sekretaris Pemuda Muahammadiyah Kota Medan, Hendra Gunawan. (Dok: istimewa for Sumut Pos)
Sekretaris Pemuda Muahammadiyah Kota Medan, Hendra Gunawan. (Dok: istimewa for Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara sejak Selasa & Rabu tanggal 26 & 27 Agustus 2025, yang lalu.

Dalam aksi ini, terjadi kericuhan yang membuat sejumlah mahasiswa terluka. Salah satunya adalah kader Muhammadiyah sekaligus Ketua DPD IMM Sumut Rahmat Taufik Pardede.

Dia mengalami luka gores di wajah dan tetap ditahan oleh aparat polisi, setelah aksi.

Sekretaris pemuda Muhammadiyah kota Medan Hendra Gunawan, mengecam tindakan responsif oknum polisi pada kader Muhammadiyah dan memberikan tuntutan kepada Kapolda Sumatera agat menindak tegas oknum pilisi yang melanggar HAM dan SOP dalam pengamanan aksi.

"Kita juga meminta utamakan dialog publik. Bukan hanya aksi saja," ucapnya.

Hendra Gunawan juga menyesalkan sikap kepolisian yang menggunakan kekerasan dalam menghadapi demonstran padahal adik-adik mahasiswa itu berdiri bukan untuk merebut kekuasaan, tapi hanya sebagai penjaga dan penyambung nurani publik. 

"Jika rakyat bersuara, letakkan telinga, bukan pentungan. Jika mahasiswa menyuarakan, jadilah pendengar, bukan pembasmi. Mari kita jadikan lensa ini sebagai panggilan kita untuk bersama-sama membangun negeri ini menjadi lebih baik bukan saling beradu hingga menimbulkan luka yang mendalam sesama anak bangsa hanya demi kepentingan segelintir oknum-oknum pejabat," tutupnya.

Aksi yang dilakukan mahasiswa di DPRD Sumut dampak dari kekecewaan masyarakat, karena menambah tunjangan untuk anggota DPR RI di tengah negara yang sedang defisit anggaran.(mag-2/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Aksi di DPRD Sumut #muhammadiyah