Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bupati dan DPRD Sergai Terima 25 Tuntutan Mahasiswa dan Masyarakat dalam Aksi Damai

Johan Panjaitan • Kamis, 4 September 2025 | 21:15 WIB
TERIMA: Forkopimda Sergai saat menerima aksi damai mahasiswa dan masyarakat. ( FADLY/SUMUT POS)
TERIMA: Forkopimda Sergai saat menerima aksi damai mahasiswa dan masyarakat. ( FADLY/SUMUT POS)

SERGAI, Sumutpos.jawapos.com-Ratusan mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar aksi unjuk rasa damai, Kamis (4/9/2025), dengan membawa 25 tuntutan yang mencakup berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, infrastruktur, kesejahteraan petani dan nelayan, hingga pemberantasan judi online, narkoba, dan korupsi.

Aksi yang dipimpin oleh Pandu Prasetya, Muslim Lubis, dan Rifaldi ini mendapat sambutan langsung dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sergai, DPRD, dan kepolisian setempat.

Bupati Sergai H. Darma Wijaya, didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan dan Kapolres Sergai AKBP Jhon Herry Rakuta Sitepu, menerima langsung aspirasi para demonstran.

“Apa yang adik-adik sampaikan menjadi pekerjaan rumah bagi kami, terutama soal universitas. Ini memang tidak mudah, tapi ini cita-cita kita bersama,” ujar Bupati Darma Wijaya dalam sambutannya.

Ia menyoroti program pendidikan yang telah berjalan, seperti beasiswa kuliah gratis, bantuan biaya kos untuk mahasiswa kurang mampu, dan sekolah gratis di SMA 11 Maret Dolok Masihul yang didukung oleh alumni. Pemerintah juga terus mendorong pendirian universitas negeri di Sergai, dengan proposal yang sudah diajukan ke pemerintah pusat.

Wakil Bupati Adlin Tambunan menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan, khususnya pendirian universitas, membutuhkan dukungan lintas sektor.

“Kami sudah berkali-kali membawa proposal ke Jakarta. Kita butuh kolaborasi dan semangat bersama agar universitas ini bisa segera terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP Jhon Herry Rakuta Sitepu menyampaikan apresiasi atas aksi yang berlangsung tertib dan damai. Ia juga membuka ruang kritik untuk institusi kepolisian.

“Kami tidak anti kritik. Kalau ada anggota kami yang salah, silakan laporkan. Kami akan tindak tegas, tidak hanya sekadar minta maaf,” tegasnya.

Selain eksekutif dan kepolisian, aksi juga direspons positif oleh DPRD Sergai. Sebanyak 32 anggota DPRD hadir di gedung dewan untuk menyimak langsung tuntutan massa.

Wakil Ketua DPRD Sergai James Hotlan Pangaribuan, mewakili Ketua DPRD Togar Situmorang, menyampaikan komitmen lembaga legislatif untuk menindaklanjuti mayoritas tuntutan.

“Kami telah mencatat dan menyepakati 23 dari 25 tuntutan yang disampaikan. Dua lainnya berada di luar kewenangan kami, namun tetap akan kami koordinasikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan, pimpinan dan anggota DPRD Sergai menandatangani pernyataan resmi untuk menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Aksi damai yang berlangsung dari depan Kantor DPRD hingga ke Mapolres Sergai ini berjalan tertib meski sempat diguyur hujan gerimis. Massa tetap bertahan dengan membawa spanduk dan poster berisi tuntutan.

Para peserta aksi menegaskan bahwa aspirasi yang mereka sampaikan tidak hanya ingin didengar, namun juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata oleh pemerintah daerah, DPRD, dan aparat penegak hukum.(fad/han)

Editor : Johan Panjaitan
#masyarakat #DPRD Sergai #mahasiswa #aksi damai #Bupati Sergai Darma Wijaya