DAIRI, SUMUT POS- Ratusan pengunjukrasa yang dituding sebagai penolak kehadiran operasional PT Gunung Raya Utama Timber Industries (PT GRUTI) yang berlokasi di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, menerobos masuk ke wilayah konsesi perusahaan.
Dari video yang beredar luas di media massa pada Jumat (12/9/2025), massa terlihat menerobos masuk dan merusak sejumlah sarana. Mulai dari peralatan di kantor, mess karyawan pusat pembibitan kopi.
Massa mengklaim, operasional perusahaan dituding dapat merusak hutan dan lingkungan.
Manager Operasional PT GRUTI, Kery Sinaga dikonfirmasi, membenarkan pengrusakan sejumlah fasilitas perusahaan yang dilakukan oleh ratusan orang.
"Semuanya sudah habis dibakar serta dirusak massa, kantor, mes karyawan dan tempat pembibitan dan bibit kopi habis dirusak warga pendemo,"ucap Kery saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/2025).
Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan belum memberikan jawaban terkait aksi yang dilakukan oleh massa.
Untuk diketahui, produksi kopi yang akan dihasilkan PT Gruti diprediksi bisa menjadi yang terbesar di dunia, bahkan mengalahkan Brasil. (rud/ram)
Editor : Juli Rambe