Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bupati Langkat Imbau Program MBG Wajib Tepat Sasaran

Johan Panjaitan • Rabu, 17 September 2025 | 17:15 WIB
Bupati Langkat, Syah Afandin saat menerima audiensi dari petugas SPPG. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Bupati Langkat, Syah Afandin saat menerima audiensi dari petugas SPPG. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, Sumutpos.jawapos.com- Bupati Langkat, Syah Afandin menerima audiensi dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di ruang kerjanya, Selasa (16/9/2025). Dalam audiensi, Afandin mengimbau untuk melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG) agar dapat tepat sasaran.

Pertemuan membahas progres pelaksanaan MBG di Langkat. Saat ini, penerima manfaat program sudah mencapai 12.000 orang atau sekitar 4 persen dari target.

Koordinator Wilayah SPPG Langkat, Ali Ihsan melaporkan, akan dibuka 10 dapur baru untuk mempercepat realisasi program MBG pada awal Oktober 2025 ini. "Dapur tersebut akan dibuka di sejumlah kecamatan, di antaranya Sei Lepan, Stabat, dan Tanjungpura,” jelasnya.

Sementara, Bupati Langkat yang karib dikenal Ondim meminta, agar dapur MBG ditempatkan di lokasi yang strategis dan benar-benar dibutuhkan masyarakat. "Di Kabupaten Langkat masih ada sekitar 11.000 kepala keluarga yang berstatus miskin ekstrem. Mereka yang paling membutuhkan, sehingga daerah dengan jumlah masyarakat miskin terbanyak harus lebih dulu diprioritaskan," ujarnya.

Dia juga menginstruksikan agar SPPG Langkat membentuk tim khusus untuk melakukan survei langsung di lapangan. Tujuannya, memastikan lokasi yang dipilih benar-benar mewakili masyarakat miskin ekstrem, sehingga program MBG dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.

"Program ini tidak boleh hanya formalitas, tapi harus benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Ondim juga menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Bahkan, ia menawarkan pemanfaatan gedung-gedung pemerintahan yang ada di Kabupaten Langkat untuk dijadikan dapur MBG, terutama di wilayah terpencil.

"Kalau ada gedung pemerintah yang bisa dipakai, silakan dimanfaatkan, yang penting masyarakat bisa segera merasakan manfaat dari program ini," pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Langkat optimis program MBG dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu di Kabupaten Langkat. (ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#SPPG #Mbg #langkat