DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi. Dalam pelantikan yang digelar di Balai Budaya Sidikalang, Kamis pagi (25/9/2025), sebanyak 50 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpahnya.
Langkah tersebut mencakup pencopotan 7 Kepala UPT Puskesmas dan rotasi 3 camat, termasuk pengangkatan sejumlah pejabat fungsional.
Adapun tujuh Kepala UPT Puskesmas yang dicopot dari jabatannya antara lain:
1. Rismawati Doloksaribu, SKM, MKM (UPT Puskesmas Parongil)
2. drg. Veronika H. Bakara, MKes (UPT Puskesmas Kentara)
3. drg. Lusianna Hayatri (UPT Puskesmas Sitinjo)
4. Juliyenni Karo-karo, S.Kep, Ners (UPT Puskesmas Tigalingga)
5. Jakaria Sembiring, AMK (UPT Puskesmas Gunung Sitember)
6. Duma Ratnawati Pangaribuan, S.Tr. Keb, MKM (UPT Puskesmas Silalahi)
7. Notaris Karo-karo, MKM (UPT Puskesmas Kutabuluh)
Meski dicopot dari jabatan kepala, sebagian besar dari mereka tetap ditempatkan di Puskesmas yang sama untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
3 Camat Diganti, Salah Satunya Karena Pensiun
Selain Kepala Puskesmas, jabatan Camat juga mengalami rotasi. Berikut perubahan pejabat camat:
1. Camat Siempat Nempu:
Binuar Malau dicopot dan dimutasi sebagai Pengawas Sekolah Ahli Muda di Dinas Pendidikan. Posisi digantikan oleh Rusmei Simbolon, sebelumnya Sekcam Siempat Nempu Hulu.
2. Camat Berampu:
Ramadyani Brampu dimutasi ke Badan Pendapatan Daerah. Penggantinya adalah Candra Efendi Sagala.
3. Camat Siempat Nempu Hilir:
Jangihut Nadeak pensiun. Jabatan diisi oleh Mida Deliana Rajagukguk, sebelumnya Kasi Perekonomian Kecamatan Silima Pungga-Pungga. Untuk sementara diangkat juga Juliawan Rajagukguk, Kabag Tata Pemerintahan Setda Dairi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Dalam arahannya, Bupati Vickner Sinaga menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja aparatur pemerintahan.
“Yakinlah, keputusan yang kita ambil adalah yang terbaik untuk Dairi. Saya ingin semua pejabat yang dilantik bekerja sebagai pamong dan benar-benar melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan tiga prinsip kerja yang harus dipegang oleh setiap pejabat, yaitu:
1. Support kepada pimpinan
2. Bersikap informatif
3. Membimbing bawahan
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan tim dan bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk kepentingan rakyat.
Pelantikan kali ini tidak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Dairi. Hanya tampak para pimpinan OPD, serta Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dan Sekda Surung Charles Lamhot Bantjin yang mendampingi Bupati.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan