MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Bupati Batubara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, menegaskan dukungannya terhadap penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya mewujudkan birokrasi yang unggul, profesional, dan berintegritas.
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Penguatan Penerapan Manajemen Talenta ASN pada Pemerintah Daerah se-Provinsi Sumatera Utara, yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan Sertifikat Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024–2025 kepada seluruh kabupaten/kota di Sumut.
Dengan mengusung tema “Kolaborasi dan Akselerasi Manajemen Talenta ASN Menuju Birokrasi Unggul, Maju, dan Berkelanjutan”, acara ini menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam memperkuat kompetensi ASN sebagai tulang punggung pelayanan publik.
Bupati Baharuddin menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai penerapan manajemen talenta menjadi langkah strategis dalam menciptakan ASN yang berdaya saing tinggi.
“Kami berharap penerapan manajemen talenta ini dapat meningkatkan kompetensi ASN di Kabupaten Batubara, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam kegiatan itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Utara turut menandatangani komitmen bersama penerapan manajemen talenta ASN bersama Kepala BKN RI. Langkah ini disebut sebagai bentuk nyata penguatan sistem merit dan profesionalisme ASN di daerah.
“Penerapan manajemen talenta diharapkan dapat meningkatkan kinerja ASN sekaligus menekan praktik jual beli jabatan yang bertentangan dengan prinsip meritokrasi,” tegas Gubernur Bobby.
Selain menandatangani komitmen, Gubernur Sumut juga menyerahkan sertifikat penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada seluruh kepala daerah. Dana tersebut diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dana Bagi Hasil ini harus dimanfaatkan sesuai prioritas daerah masing-masing untuk memperkuat pelayanan publik dan pelaksanaan otonomi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKN RI menekankan pentingnya penerapan manajemen talenta ASN berbasis digital untuk memperkuat profesionalisme dan transparansi birokrasi.
“Dengan digitalisasi, pengelolaan data ASN menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah diawasi. Ini mempercepat proses administrasi dan memperkuat akuntabilitas,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, B.Sc, Kepala BKD Provinsi Sumut Sutan Tolang Lubis, serta seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.(lib/han)
Editor : Johan Panjaitan