Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Perputaran Rp29,5 Miliar Judi Online di Tebingtinggi, OJK Gencarkan Edukasi Keuangan Lewat Galeri Investasi

Johan Panjaitan • Jumat, 31 Oktober 2025 | 21:50 WIB
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, foto bersma Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Sakti Khadafi Nasution, Kepala OJK  Sumut, Khoirul Muttaqin, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia.
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, foto bersma Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Sakti Khadafi Nasution, Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqin, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia.

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Di tengah maraknya praktik judi online dengan perputaran uang mencapai Rp29,5 miliar di Kota Tebingtinggi, Pemerintah Kota Tebingtinggi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah strategis dengan membuka Galeri Investasi Pemerintah Kota Tebingtinggi. Kegiatan yang dirangkai dengan Edukasi Pasar Modal ini digelar di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), Jalan Gunung Leuser, Jumat (31/10/2025).

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, dihadiri oleh Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, Ketua DPRD Sakti Khadafi Nasution, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqin, Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, serta perwakilan MNC Sekuritas dan KSEI.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Tebingtinggi, Safaruddin, mengapresiasi dukungan OJK, BEI, dan MNC Sekuritas atas sinergi dalam membangun literasi keuangan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak yang memungkinkan terlaksananya peresmian Galeri Investasi dan kegiatan edukasi ini,” ujarnya.

Namun, data yang disampaikan Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqin menyita perhatian publik. Ia mengungkapkan bahwa di Tebingtinggi tercatat 5.940 pemain judi online dengan total perputaran dana mencapai Rp29,5 miliar.

“Data ini menjadi alarm serius. Diperlukan edukasi keuangan yang lebih masif agar masyarakat memahami risiko dan dampak buruk dari aktivitas keuangan ilegal seperti judi online,” jelas Khoirul.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan bahwa kehadiran Galeri Investasi merupakan langkah konkret pemerintah untuk mengalihkan minat masyarakat dari aktivitas finansial ilegal menuju investasi yang aman dan produktif.

“Melalui galeri ini, kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, belajar berinvestasi dengan cerdas. Literasi finansial adalah benteng agar masyarakat tidak mudah tergoda praktik keuangan ilegal,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi OJK atas data dan dukungan yang menjadi dasar penguatan kebijakan Pemko Tebingtinggi.

“Angka Rp29,5 miliar ini bukan hanya statistik, tapi peringatan agar kita semua lebih waspada dan aktif memberikan edukasi kepada warga,” tambahnya.

Salah satu warga yang hadir mengungkapkan keresahan atas maraknya judi online di daerah tersebut.

“Banyak penerima bansos yang rekeningnya dipakai buat judi online. Wajar kalau ada yang dicabut bantuannya,” ujarnya.(mag-3/han)

Pernyataan itu sejalan dengan kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos) yang kini mencabut bantuan sosial bagi penerima yang terbukti terlibat perjudian online.

Melalui pembukaan Galeri Investasi ini, Pemko Tebingtinggi bersama OJK dan BEI berupaya membangun budaya literasi keuangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan — sebagai benteng nyata melawan praktik keuangan ilegal yang kian mengancam masyarakat.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#judi online #ojk #Pemko Tebingtinggi #pasar modal #edukasi