BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com-Wakil Bupati Batubara, Syafrizal, S.E., M.AP, menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat sebagai fondasi membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Hal ini ia sampaikan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, berlangsung di Lapangan Bola Kaki Lima Puluh, Rabu (26/11/2025).
Acara HKN yang dihadiri berbagai unsur pemerintah dan tenaga kesehatan ini diawali senam sehat bersama dan diisi beragam kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta sosialisasi pencegahan penyakit TBC. Selain itu, dilakukan deklarasi Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sebagai wujud komitmen peningkatan sanitasi masyarakat.
Pemkab Batubara juga memberikan penghargaan kepada puskesmas dengan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) terbaik, serta penghargaan bagi kader PPKBD terbaik tingkat kecamatan. Upaya percepatan penurunan stunting turut dilakukan melalui pemberian makanan tambahan bagi balita stunting.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Syafrizal membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI, menekankan bahwa 84 juta anak Indonesia saat ini akan memasuki usia produktif pada 2045—momen satu abad Indonesia merdeka. Oleh karena itu, dua dekade ke depan menjadi masa krusial untuk mencetak generasi sehat dan unggul.
“Tema HKN tahun ini mengingatkan bahwa kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa esok hari,” ujar Syafrizal.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam empat tahun terakhir, Indonesia telah menjalankan Transformasi Kesehatan, menggeser fokus dari mengobati orang sakit menjadi mencegah orang sehat jatuh sakit. Transformasi ini didukung melalui akses layanan yang lebih mudah, berkualitas, dan terjangkau.
Wabup menyoroti capaian Program Hasil Terbaik Cepat Presiden, antara lain: 52 juta masyarakat telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), skrining TBC mencapai lebih dari 20 juta orang, serta percepatan pembangunan dan peningkatan fasilitas rumah sakit di seluruh pelosok negeri.
Pada 2025, 32 dari 66 RSUD yang menjadi lokus peningkatan layanan berjalan sesuai target, menunjukkan keseriusan pemerintah meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.
“Perjalanan transformasi kesehatan membuktikan kerja keras dan kolaborasi seluruh insan kesehatan. HKN ke-61 menjadi momentum refleksi sekaligus ajakan menjaga gerakan ini tetap berlanjut,” tutup Wabup Syafrizal.(lib/han)
Editor : Johan Panjaitan