Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BPBD Labuhanbatu Siapkan Tim Evakuasi untuk Korban Longsor Taput, Komunikasi Masih Terputus

Johan Panjaitan • Jumat, 28 November 2025 | 12:41 WIB
TERTIMBUN.: Rumah pasangan suami istri tewas usai material longsor dari tebing menimpa rumahnya, Rabu (26/11/2025) sekira pukul 5 pagi. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
TERTIMBUN.: Rumah pasangan suami istri tewas usai material longsor dari tebing menimpa rumahnya, Rabu (26/11/2025) sekira pukul 5 pagi. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu bersiap menurunkan tim evakuasi ke Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara, menyusul kabar enam warga Rantauprapat yang tewas akibat rumah tempat mereka beristirahat dihantam longsor dari lereng perbukitan.

Keenam korban yang dilaporkan meninggal adalah Amelia Azhari Lubis (11), Nurjannah (36), Nurasiah (45), Uswatun Hasanah (67), Sumiati (63), dan Opung Nerla Simanjuntak. Mereka sedang dalam perjalanan pulang dari Medan usai melakukan pemeriksaan kesehatan, sebelum memutuskan beristirahat di salah satu rumah warga di Desa Sibalanga.

BPBD Terkendala Komunikasi Menuju Lokasi

Kepala BPBD Labuhanbatu, Darwin Yusma, Jumat (28/11/2025) di Rantauprapat, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan tim evakuasi dan bantuan medis. Namun, upaya koordinasi ke lokasi terdampak terkendala putusnya komunikasi.

“Hubungan komunikasi belum dapat tersambung, baik dengan Taput, Tapsel maupun Tapteng. Padahal kita butuh informasi dari sana untuk mengetahui kondisi lapangan,” ujar Darwin.

Selain itu, BPBD juga menerima banyak laporan masyarakat yang mencari kabar keluarga mereka di daerah terdampak, termasuk pelajar yang sekolah di SMA Negeri 1 Matauli Pandan serta beberapa pondok pesantren.

“Semua laporan sedang kami telusuri sambil menunggu akses komunikasi kembali normal,” tambahnya.

Tim evakuasi dari Labuhanbatu nantinya akan dilengkapi tenaga kesehatan, ambulans, dan sejumlah kantong jenazah.

Anggota DPRD Turut Terjun Bantu Evakuasi

Dalam proses ini, seorang anggota DPRD Labuhanbatu dari Fraksi PDIP, Tommy, juga turut serta sebagai relawan. Tommy, yang dikenal sebagai pengusaha alat berat, mengerahkan empat mobil derek, dua unit becho, dan satu ambulans untuk mendukung upaya kemanusiaan.

“Ini panggilan kemanusiaan, banganda,” ujarnya kepada media.

Rombongan dari Labuhanbatu direncanakan melintasi jalur menuju Tarutung sebelum berkoordinasi dengan pihak berwenang di Taput. “Tim awal yang berangkat terdiri dari saya, Kepala BPBD, dan Bhabinkamtibmas. Setelah melihat kondisi, baru akan ditentukan langkah lanjutan,” jelas Tommy.

Diketahui, rombongan korban berangkat dari Rantauprapat pada Senin malam (24/11/2025) menuju Medan untuk keperluan medis Sumiati. Usai selesai berobat, mereka memilih berlibur melintasi jalur Lintas Barat Sumut sebelum beristirahat di Desa Sibalanga.

Tak ada tanda-tanda bahaya ketika mereka berhenti. Sopir beserta mobil berada di seberang jalan. Namun tak lama berselang, tebing di belakang rumah tiba-tiba longsor. Material tanah dan batu langsung menimpa rumah dan menimbun seluruh penghuni di dalamnya.(fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#evakuasi #longsor #taput #BPBD Labuhanbatu