Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tiga Sungai Meluap, Kota Binjai Dikepung Air

Johan Panjaitan • Jumat, 28 November 2025 | 14:07 WIB
BPBD Binjai saat melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak banjir. (Istimewa/Sumut Pos)
BPBD Binjai saat melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak banjir. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Tiga sungai yang meluap di Kota Binjai mengakibatkan hampir seluruh kelurahan pada lima kecamatan terendam banjir. Bahkan, seorang pria paruh baya atas nama Dedi (54) warga Kelurahan Setia, Binjai Kota, dilaporkan tutup usia diduga karena terjebak banjir, Kamis (27/11/2025).

Banjir yang mengepung Kota Binjai karena meluapnya debit air pada Sungai Mencirim, Sungai Bingai dan Sungai Bangkatan. "Almarhum meninggal dunia diduga karena ada riwayat penyakit dan mungkin kedinginan," ujar Febri (43) warga Kelurahan Setia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Binjai, Rudi Iskandar mengetahui kabar tersebut. Menurutnya, korban mulanya menolak untuk dievakuasi.

Kepada petugas, korban yang menolak evakuasi memilih naik ke atas rumahnya yang bertingkat. "Awalnya sudah mau dievakuasi tapi menolak, dan memilih naik ke atas karena rumahnya bertingkat," kata dia, Jum'at (28/11/2025).

Dia juga menyebut, korban ada riwayat penyakit. "Ada riwayat sakit almarhum ini, sakit gula," sambungnya.

Rudi mendapat informasi bahwa almarhum memilih melakukan evakuasi secara mandiri ketika debit air makin tinggi. Namun entah bagaimana, evakuasi yang berjalan tidak berjalan mulus.

"Kami sudah berupaya melakukan evakuasi tapi ditolak. Lalu evakuasi sendiri ketika debit air makin tinggi," serunya.

Ini Data Masyarakat Terdampak

Pantauan wartawan, banjir pada tiga aliran sungai yang mengalir di Kota Binjai berangsur surut. Rudi melanjutkan, bencana alam yang menimpa Kota Binjai akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak 3 hari belakangan.

Wilayah yang paling terdampak di Kecamatan Binjai Kota dan Binjai Utara. Adapun Kecamatan Binjai Kota yang terdampak karena meluapnya air Sungai Bingai dan Mencirim.

Sementara Kecamatan Binjai Utara karena kondisi geografis. "Ada 7 kelurahan di Binjai Kota yang terdampak banjir. Yakni, Setia, Satria, Kartini, Tangsi, Berngam, Pekan Binjai dan Binjai," ujarnya.

"Untuk Kecamatan Binjai Utara, ada 7 kelurahan yang terdampak banjir. Masing-masing, Kebun Lada, Pahlawan, Cengkehturi, Nangka, Damai, Jatiutomo dan Jatimakmur," sambungnya.

Dia menambahkan, ada 6 kelurahan di Kecamatan Binjai Selatan turut terdampak banjir. Adapun kelurahan dimaksud yakni, Rambungbarat, Binjai Estate, Pujidadi, Rambungtimur, Rambungdalam dan Tanahmerah.

"Seluruhnya yang terdampak banjir adalah, 7.672 kepala keluarga atau 24.961 Jiwa di 25 kelurahan dari 5 kecamatan. Banjir terjadi akibat luapan sungai dan genangan drainase," bebernya.

Satgas BPBD Tetap Siaga

Meski banjir berangsur surut, Satgas BPBD dibantu Polri dan TNI tetap siaga. Bahkan, BPBD Binjai terus berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk melakukan data terbaru terkait situasi bencana.

"Satgas BPBD Binjai masih berada di kelurahan terdampak banjir dan stand by di lokasi bencana banjir untuk membantu masyarakat apabila membutuhkan dalam melakukan evakuasi. Juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Binjai untuk pelayanan kesehatan apabila masyarakat membutuhkan bantuan dan obat-obatan," bebernya.

Dia menyebut, Bidang Logistik BPBD Binjai sudah mendirikan dapur umum untuk konsumsi masyarakat yang terdampak banjir di Jalan T Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Binjai Kota. "BPBD Kota Binjai juga sudah mendirikan posko pengungsian di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Setia dan di Kelurahan Berngam. Data sementara ada 5 rumah ibadah dan 1 sekolah juga turut terdampak banjir," pungkasnya. (ted)

Editor : Johan Panjaitan