TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Di tengah denyut lalu lintas pagi yang padat, tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tebingtinggi turun ke Jalan Deblot Sindoro, Selasa (7/1/2026). Gergaji mesin meraung, ranting berguguran, dan ruang jalan yang sebelumnya terhalang dahan menjuntai perlahan kembali terbuka demi satu tujuan utama: keselamatan warga.
Pemangkasan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB, saat arus kendaraan roda dua maupun roda empat sedang ramai. Para pengendara tampak melintas dengan kewaspadaan ekstra. Ranting dan dahan hasil potongan ditata di sisi jalan, sementara petugas memasang rambu pengaman agar pekerjaan berlangsung tertib dan tak memicu risiko baru.
Langkah ini merupakan bagian dari mitigasi potensi bahaya. Beberapa dahan pohon diketahui telah menjuntai ke badan jalan, bahkan mendekati jaringan kabel listrik. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu jarak pandang, menyempitkan ruang gerak kendaraan, serta berpotensi menimpa pengguna jalan sewaktu-waktu.
DLH menurunkan tim lapangan lengkap dengan peralatan pemotongan untuk memastikan proses berjalan aman. Selain aspek keselamatan, kegiatan ini juga dimaksudkan menjaga kerapian wajah kota serta merawat pohon agar tetap tumbuh sehat dan tidak membebani batang utama.
Respons positif datang dari warga sekitar. Mereka menyambut baik kehadiran petugas dan berharap pemeliharaan pohon dilakukan secara berkala, terutama pada titik jalan yang padat dilalui kendaraan dan dekat jaringan utilitas publik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebing Tinggi, Herry Aryanto, menjelaskan bahwa pemangkasan di Jalan Deblot Sindoro merupakan bagian dari program rutin DLH. Penentuan lokasi, kata dia, didasarkan pada laporan dan surat yang masuk dari masyarakat.
“Kami meninjau setiap laporan, terutama pada pohon yang benar-benar membahayakan, seperti dahan yang sudah menjuntai, pohon mati, atau batang yang rapuh. Langkah ini kami lakukan demi keselamatan masyarakat Tebing Tinggi,” ujar Herry.
Ia menegaskan, tim DLH akan bergerak ke sejumlah titik lain sesuai prioritas risiko. Kehadiran negara dalam urusan lingkungan perkotaan, menurutnya, bukan hanya soal estetika, melainkan juga ikhtiar melindungi nyawa di ruang publik.(mag-3/han)
Pemangkasan pohon di Deblot Sindoro menjadi pengingat bahwa keselamatan lalu lintas tak melulu ditentukan oleh perilaku pengendara, tetapi juga oleh ketanggapan merawat infrastruktur hijau kota. Dan pagi itu, di bawah terik yang mulai meninggi, DLH memilih berdiri di sisi yang semestinya.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan