Sumutpos.jawapos.com-Kapal kemanusiaan Palang Merah Indonesia kembali tiba di Belawan, Rabu (7/1) malam. Kedatangan kapal roro Kalla Lines berwarna merah ini banyak membawa peralatan untuk pemulihan daerah terdampak bencana alam di Sumbar, Aceh dan Sumut.
Kapal kemanusiaan milik Ketua Umum PMI H Jusuf Kalla disambut Ketua PMI Sumut Tun DR H Rahmat Shah bersama Wakil Ketua PMI Sumut Dr. H. Sakhyan Asmara, M.SP beserta para pengurus dan relawan PMI. Ketua PMI Sumut pun langsung naik ke atas kapal untuk memonitoring penurunan logistik bantuan yang diangkut Kapal Kalla Lines.
Bantuan ini diserahkan Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat Marsekal Madya Purn Dr. H. Tribowo Budi Santoso, M.M., M.Tr (Han) dan Kepala Markas PMI Arifin MH. Bantuan PMI untuk Sumut didistribusikan ke Medan, Langkat, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Mandailingnatal.
Tun DR H Rahmat Shah mengatakan bahwa kapal kemanusiaan ini diberangkatkan oleh H Jusuf Kalla beberapa hari lalu dari Jakarta. "Kita harap saudara kita yang terkena bencana bisa memaafkannya. Saat Bulan Ramadan, nantinya dapat berpuasa di rumah masing-masing," ujarnya.
Ketua PMI Sumut berterima kasih dengan kebersamaan termasuk pemerintah, TNI/Polri dan berbagai elemen masyarakat lainnya sehingga secepat mungkin bisa membantu saudara-saudara kita untuk kembali ke tempat tinggal masing-masing.
"Ada bantuan, kita cepat sampaikan. Kita harap semua dapat segera pulih. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak. Kita secara bersama-sama membangun republik tercinta," ujar ayah dari Ralline Shah.
Tun DR H Rahmat Shah mengapresiasi atas perhatian dan dukungan PMI yang merupakan bantuan kedua yang dibawa melalui kapal Kalla Line. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.
"Sejak awal terjadinya bencana hingga hari ini, tim PMI baik dari pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota terus bekerja tanpa henti menjalankan misi kemanusiaan. Bantuan ini akan sangat membantu mempercepat pemulihan masyarakat," tegasnya.
PMI, kata Tun DR H Rahmat Shah, terus hadir ditengah masyarakat. Tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan dan rehabilitasi sebagai wujud nyata pengabdian kemanusiaan.
Dr. H. Sakhyan Asmara, M.Si mengatakan bahwa Ketua Umum PMI H Jusuf Kalla memberi perhatian serius terhadap masyarakat yang terdampak bencana. "Ketua umum PMI juga telah datang melihat ke lokasi bencana," katanya.
Bantuan yang diterima berupa kebutuhan masyarakat, mulai dari air mineral, logistik pangan, perlengkapan ibadah, kebutuhan anak-anak, hingga peralatan berat untuk mendukung proses pembersihan dan pemulihan pasca-bencana.
Untuk percepatan proses pembersihan wilayah terdampak bencana, PMI mendistribusikan peralatan kerja. Antara lain juga enam unit genset, 40 unit gergaji mesin, tujuh unit mesin sedot lumpur, 60 unit jet cleaner dan 12 unit mini excavator.
Terdapat juga 319 unit gerobak sorong, 4.562 pacul atau cangkul, 4.560 sekop, enam ribu sapu lidi, enam ribu peralatan pel gagang, 5.240 unit pengki, enam ribu serokan air karet dan 240 pasang sepatu boot.
Bantuan kemanusiaan dari PMI ini juga terdiri 1.810 Al-Quran, 278 buku Iqra, 840 sajadah, sembilan ribu sarung. Ada juga 752 dus air mineral, 1.020 dus mie instan, 252 dus biskuit, 600 paket makanan keluarga dan 138 dus snack.
Ada juga 2.278 paket pakaian keluarga, 2.258 paket peralatan sekolah anak, 10 unit baby kit dan 192 dus mainan anak. PMI juga mengirimkan 240 kotak masker medis, 80 dus obat-obatan, 340 hygiene kit, 11 handwash portable, 2.998 pasta gigi, tiga ribu sikat gigi, 400 kelambu 400 dan enam ribu karbol.
Bantuan lain berupa 64 helm, 51 kacamata google, 51 sarung tangan, 244 terpal, satu unit water bladder, water bladder berkapasitas lima ribu liter sebanyak 12 unit, ribuan karung plastik untuk mendukung pengelolaan material pasca-bencana. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan