Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Disiplin ASN Jadi Sorotan dalam Upacara HKN Pemkab Labusel

Johan Panjaitan • Senin, 19 Januari 2026 | 16:15 WIB
Asisten Administrasi Umum Setdakab Labusel, Drs. Fuadi, saat memimpin upacara HKN di Lapangan Apel Kantor Bupati Labusel, Kecamatan Kotapinang. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)
Asisten Administrasi Umum Setdakab Labusel, Drs. Fuadi, saat memimpin upacara HKN di Lapangan Apel Kantor Bupati Labusel, Kecamatan Kotapinang. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)

LABUSEL, Sumutpos.co.Jawapos.com-Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menjadi panggung evaluasi serius bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Disiplin ditegaskan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setdakab Labusel, Drs. Fuadi, saat memimpin upacara HKN di Lapangan Apel Kantor Bupati Labusel, Kecamatan Kotapinang, Senin (19/1/2026).

Fuadi menekankan bahwa HKN bukan sekadar agenda seremonial bulanan, melainkan momentum reflektif untuk menilai kembali komitmen ASN terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Tanpa disiplin, tidak akan tercipta kinerja pemerintahan yang optimal dan pelayanan publik yang berkualitas. Disiplin adalah kunci utama keberhasilan organisasi pemerintahan,” tegasnya.

Ia secara khusus menyoroti disiplin waktu dan kehadiran sebagai indikator paling mendasar dari etos kerja ASN. Menurutnya, sistem absensi—baik manual maupun digital—bukanlah formalitas administratif semata, melainkan instrumen akuntabilitas.

“Setiap ASN wajib mengisi absensi secara jujur dan bertanggung jawab. Ketidakhadiran tanpa keterangan, keterlambatan berulang, hingga manipulasi data kehadiran merupakan pelanggaran disiplin yang akan ditindak tegas sesuai peraturan,” ujarnya.

Seiring dengan kebijakan nasional dan daerah, Fuadi juga mendorong percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan di Pemkab Labusel. Transformasi digital dinilai penting untuk menciptakan sistem kerja yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Dalam konteks tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Labusel diharapkan berperan sebagai motor penggerak transformasi digital, sekaligus menjadi teladan dalam penerapan disiplin dan etika kerja berbasis teknologi.

Namun demikian, Fuadi mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak akan bermakna tanpa integritas aparatur.

“Sistem digital hanya akan berjalan optimal jika didukung oleh kesadaran dan tanggung jawab ASN. Waktu kerja dan fasilitas negara yang diterima adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan kinerja nyata,” tandasnya.

Menutup amanatnya, Fuadi mengajak seluruh ASN Pemkab Labuhanbatu Selatan untuk terus memperkuat disiplin, mendukung digitalisasi pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata pengabdian kepada negara dan daerah.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#hari kesadaran nasional #pelayanan publik #kinerja #Pemkab Labusel #asn