BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Sebanyak 46 personel Polres Binjai mendapat Tanda Kehormatan Satya Lencana Polri, Senin (19/1/2026). Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi menjelaskan, pemberitaan penghargaan tanda kehormatan itu melalui upacara yang dipimpin wakil kepala kepolisian resort, Kompol Sofyan Nasution.
Kepada mereka yang menerima Penghargaan Satya Lencana Pengabdian Polri ini, Polres Binjai mengucapkan selamat.
"Ada 46 personel yang menerima tanda penghargaan, rinciannya 43 personel Satya Lencana 16 tahun dan 3 personel yang Satya Lencana 8 tahun," ungkapnya.
Menurutnya, tanda penghargaan ini adalah sebuah penuh kehormatan bagi personel Polres Binjai yang menerimanya. Sebab, mereka telah menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, disiplin, dan pengabdian yang luar biasa.
"Kita semua tahu bahwa tugas kepolisian tidaklah mudah, namun dengan semangat dan komitmen yang tinggi, kita berhasil menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kota Binjai tercinta," serunya.
Dia menambahkan, penghargaan kepada 46 personel Polres Binjai itu menunjukkan kinerja dan dedikasi yang luar biasa dalam menjalankan tugas. "Penghargaan ini bukan suatu hal yang diberikan begitu saja, melainkan hasil dari perjuangan, pengorbanan, dan loyalitas terhadap negara serta masyarakat," bebernya.
"Penghargaan ini juga merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi personel Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Binjai. Satya Lencana Pengabdian Polri adalah wujud nyata pengakuan atas pengabdian seorang anggota Polri yang telah mengabdi dengan penuh rasa tanggung jawab dalam waktu yang cukup lama," sambungnya.
Dia menambahkan, penghargaan ini menunjukkan integritas, etika dan dedikasi personel dalam menjalankan tugas. Sebagai Anggota Polri, menurutnya, tidak hanya dituntut menjalankan tugas pokok.
"Tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, penghargaan ini seharusnya menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan