TEBINGTINGGI, Sumutpos.Jawapos.com— Seorang pria berinisial NAT (44) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Jalan Syech Beringin, Gang Bekam, Lingkungan VI, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Selasa (20/1/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Penemuan jasad korban sontak menggegerkan warga sekitar.
Terungkapnya peristiwa tersebut berawal dari aroma tidak sedap yang tercium kuat dari dalam rumah korban sejak sore hari. Kecurigaan warga memuncak hingga akhirnya dilakukan pengecekan langsung.
Sekitar pukul 15.00 WIB, seorang remaja bernama M. Raja Purnama Sitompul (16) diminta neneknya, Dian Darmayanti Lubis, untuk memastikan kondisi rumah orang tuanya setelah bau busuk tercium dari arah bangunan tersebut. Raja kemudian mengajak sepupunya, Botar Alfarizi Purba (13), untuk bersama-sama mendatangi rumah korban.
Setibanya di lokasi, keduanya mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Botar sempat mengintip melalui jendela depan, namun tidak ada tanda-tanda kehidupan di dalam rumah. Karena tidak mendapat respons, kedua saksi berinisiatif mendobrak pintu samping rumah.
Saat berhasil masuk, keduanya menemukan korban telah tergeletak di lantai rumah dalam kondisi tidak bernyawa. Panik melihat kondisi tersebut, Raja segera keluar rumah untuk memanggil warga dan melaporkan kejadian itu.
Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Padang Hilir. Tak berselang lama, personel piket bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tebing Tinggi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Usai pemeriksaan awal, jenazah NAT dievakuasi ke Ruang Jenazah RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini sempat viral di media sosial, setelah sejumlah warga melakukan siaran langsung (live) dari lokasi kejadian. Akibatnya, rumah korban dipadati masyarakat yang ingin melihat langsung tempat kejadian.
“Saya kaget mendengar kabar ini. Tahu dari Facebook karena ada siaran langsung. Lokasinya juga dekat dengan kampung saya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kapolsek Padang Hilir, Iptu Gari, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian korban,” singkatnya.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan