BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Wali Kota Binjai, Amir Hamzah bertindak sebagai pembina dalam apel gabungan, Senin (26/1/2026). Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Binjai bertindak sebagai pelaksana yang diikuti seluruh jajaran pimpinan dan pejabat di lingkungan pemerintah kota.
Apel kali ini secara khusus menyoroti peran strategis Dinas PUTR dalam percepatan pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2026. Amir menyatakan, kualitas infrastruktur dan ketertiban tata ruang menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah.
Ia memaparkan sejumlah proyek strategis yang akan dilaksanakan pada 2026. Di antaranya rehabilitasi pasar tradisional modern, pembangunan sistem pengelolaan limbah domestik, serta pemeliharaan berkala sejumlah ruas jalan seperti Jalan Makalona, Jalan Danau Tempe, dan Jalan Sei Wampu.
Dia juga mengingatkan Dinas PUTR Binjai untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan akses menuju Pasar Tavip. "Setiap program di Dinas PUTR harus direncanakan secara matang dan dilaksanakan secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan nyata oleh masyarakat," katanya.
Amir juga memberi instruksi enam poin utama yang harus menjadi fokus jajaran Dinas PUTR Binjai. Pertama, peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan agar tepat mutu dan tepat waktu.
Kedua, penanganan banjir melalui pengelolaan drainase yang bersifat preventif dengan normalisasi rutin. Ketiga, penegakan ketertiban tata ruang secara konsisten.
Keempat, peningkatan standar fasilitas publik, khususnya bangunan gedung pemerintah yang representatif. Kelima, penguatan sanitasi lingkungan melalui pengelolaan air limbah menuju lingkungan yang sehat.
Keenam, penegakan integritas dan akuntabilitas dengan pengawasan ketat pada setiap proyek konstruksi tanpa kompromi terhadap kualitas. "Kepada seluruh jajaran PUTR untuk bekerja dengan integritas tinggi serta memperkuat sinergi antar perangkat daerah. Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama demi mewujudkan Kota Binjai yang maju, nyaman, dan berkelanjutan," tukasnya. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan