Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

DPRD Sumut Minta Agar Program MBG Selama Ramadan Sesuai dengan Petunjuk Teknis

Juli Rambe • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:05 WIB
Ketua Komisi E DPRD Sumut, Subandi. (istimewa/Sumut Pos
Ketua Komisi E DPRD Sumut, Subandi. (istimewa/Sumut Pos

 

MEDAN, SUMUT POS- Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara, Subandi, menegaskan bahwa program Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Menurutnya, program tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Ia meminta pihak dapur umum maupun penyedia makanan untuk menyesuaikan menu agar tetap relevan dengan kondisi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

“Kita minta penyedia makanan menyesuaikan. Misalnya memberikan makanan atau kue yang bisa bertahan satu hingga dua hari dan dapat dibawa pulang ke rumah. Jadi tetap bermanfaat dan tidak terbuang,” ujar Subandi saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, makanan yang diberikan bisa berupa makanan siap santap yang tahan lama atau kue bergizi yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa maupun sahur. Dengan pola distribusi seperti itu, manfaat program tetap dirasakan tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.

“Program ini sangat penting dan tidak boleh berhenti, termasuk di bulan Ramadan. Kita ingin memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup agar pertumbuhan mereka sesuai dengan usianya,” tegasnya.

Subandi menilai, kesinambungan program menjadi kunci agar manfaat yang telah dirasakan masyarakat tidak kembali ke titik awal. Ia mengingatkan bahwa perbaikan gizi anak tidak boleh terhenti hanya karena memasuki bulan suci Ramadan.

“Kalau program ini terhenti, dikhawatirkan asupan gizi anak-anak akan terganggu dan capaian yang sudah diraih bisa kembali ke titik nol. Ini yang harus kita hindari,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga menegaskan bahwa nilai bantuan dalam program MBG tetap sebesar Rp10.000 per orang. Anggaran tersebut, menurutnya, diharapkan cukup untuk menyediakan makanan bergizi sesuai standar yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan, Komisi E DPRD Sumut akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan program di lapangan berjalan optimal, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan.

Menurut Subandi, pemerintah pusat menaruh perhatian serius terhadap program perbaikan gizi ini. Target jangka panjangnya adalah menciptakan generasi yang sehat, kuat, serta memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah, DPRD, dan para penyedia layanan, diharapkan program Pemberian Makanan Bergizi Gratis tetap menjadi langkah strategis dalam mendukung kesehatan dan masa depan generasi muda, termasuk selama bulan Ramadan.(san/ram)

Editor : Juli Rambe
#Menu mbg selama ramadan #dprd sumut #Mbg