Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tiga Hari Menyapa Ramadan: PC HIMMAH Tebing Tinggi Tebar Kepedulian di Titik-Titik Kota

Johan Panjaitan • Senin, 23 Februari 2026 | 21:37 WIB

Pengurus dan anggota PC HIMMAH Kota Tebingtinggi bersama mitra saat kegiatan berbagi takjil dan nasi bungkus kepada masyarakat di bulan suci Ramadan. (AZAN PURBA/SUMUT POS)
Pengurus dan anggota PC HIMMAH Kota Tebingtinggi bersama mitra saat kegiatan berbagi takjil dan nasi bungkus kepada masyarakat di bulan suci Ramadan. (AZAN PURBA/SUMUT POS)

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menghadirkan makna berbagi di ruang-ruang publik. Selama tiga hari berturut-turut, PC HIMMAH Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen sosialnya dengan turun langsung membagikan takjil dan makanan kepada masyarakat.

Pada hari pertama, Sabtu (21/2/2025), PC HIMMAH Kota Tebing Tinggi berkolaborasi dengan Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) membagikan 150 paket takjil di kawasan sekitar Polres Tebing Tinggi. Titik tersebut dipilih karena menjadi jalur ramai lalu lintas warga menjelang waktu berbuka.

Hari kedua, Minggu (22/2/2025), semangat berbagi berlanjut dengan pembagian 100 nasi bungkus kepada para pedagang di sekitar sekolah dan kawasan Kantor Al Washliyah Kota Tebing Tinggi. Para pedagang kecil yang tetap beraktivitas di tengah puasa menjadi perhatian utama, sebagai bagian dari penguatan solidaritas sosial.

Memasuki hari ketiga, Senin (23/2/2025), kegiatan kembali digelar dengan membagikan 100 nasi bungkus kepada masyarakat dan pedagang di sekitar Lapangan Merdeka Tebing Tinggi. Lapangan yang menjadi pusat aktivitas warga itu berubah menjadi ruang kebersamaan sederhana, di mana senyum dan ucapan terima kasih saling bertukar.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial Ramadan. Ia menjadi cerminan kepedulian sosial dan keagamaan yang ingin terus dijaga oleh PC HIMMAH Kota Tebing Tinggi. Dukungan para donatur serta kerja kolektif pengurus menjadi fondasi utama terselenggaranya kegiatan tersebut.

Lebih dari sekadar membagikan makanan, aksi ini menghadirkan pesan bahwa keberadaan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Ramadan menjadi momentum memperkuat empati, menumbuhkan solidaritas, dan merawat kebersamaan. Harapannya, langkah kecil ini mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk menyalakan semangat berbagi.

Di tengah hiruk pikuk kota, tiga hari berbagi itu meninggalkan jejak sederhana namun bermakna: bahwa kepedulian selalu menemukan jalannya ketika niat dan aksi berjalan beriringan.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#aksi sosial #takjil #PC HIMMAH