BINJAI,Sumutpos.jawapos.com-Euforia peresmian yang sempat menggema pada Juli 2025 kini tinggal jejak spanduk di pintu yang terkunci. Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukamaju di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, dilaporkan tidak lagi beroperasi dalam sebulan terakhir.
Koperasi yang disebut-sebut sebagai yang pertama di Kota Binjai itu diresmikan secara nasional dan diikuti langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, pada Senin (21/7/2025). Peresmian tersebut juga terhubung secara daring dengan Presiden Prabowo Subianto dari Klaten, Jawa Tengah—menjadikannya bagian dari agenda besar penguatan ekonomi kerakyatan berbasis kelurahan.
Namun, tak sampai setahun berselang, denyut aktivitas di koperasi itu berhenti.
Pintu Terkunci, Aktivitas Nihil
Pantauan di lokasi, Jumat (27/2/2026), tidak terlihat aktivitas apa pun. Pintu tertutup rapat. Di pojok kanan bangunan terpampang spanduk bertuliskan: Koperasi Suka Maju Nomor Agen Suka Maju: 007-3301-8000534.
Warga sekitar menyebut koperasi tersebut telah tutup sejak sekitar satu bulan lalu.
“Sudah sebulan tutup. Tidak pernah juga pinjam uang di sini,” ujar seorang warga yang rumahnya berdampingan dengan bangunan koperasi.
Menurutnya, sempat terdengar kabar bahwa koperasi akan pindah lokasi. Namun, ke mana relokasi dilakukan, belum ada kejelasan. Bangunan yang ditempati diketahui berstatus sewa.
Ironisnya, koperasi ini disebut tidak menjalankan fungsi simpan pinjam sebagaimana lazimnya lembaga koperasi. Aktivitas yang tampak sebelumnya lebih kepada penjualan gas dan obat-obatan untuk apotek serta klinik di sebelahnya.
Di sisi bangunan koperasi berdiri sebuah klinik dengan konstruksi peti kontainer. Kondisinya tampak kurang terawat. Dari luar terlihat beberapa obat-obatan tersimpan di dalam, namun tidak ada tenaga medis maupun aktivitas pelayanan kesehatan saat lokasi didatangi.
Sunyinya koperasi dan klinik tersebut memunculkan tanda tanya mengenai keberlanjutan program yang sebelumnya diresmikan dengan seremoni besar.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Binjai Barat, Romi Surya Dharma, meminta waktu untuk memastikan informasi tersebut.
“Sebentar ya, saya akan konfirmasi ke lurah,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai alasan penutupan, rencana relokasi, maupun evaluasi atas operasional koperasi tersebut.
Peresmian Koperasi Merah Putih Sukamaju sempat menjadi simbol optimisme pemberdayaan ekonomi di tingkat kelurahan. Namun realitas di lapangan menunjukkan tantangan tidak berhenti pada seremoni peluncuran.(ted/han)