SERDANG BEDAGAI, sumutpos.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan rel kereta api Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (2/3/2026) sore. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova tertabrak kereta api penumpang KA Sribilah Utama yang melaju dari arah Medan menuju Rantau Prapat.
Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil yang diketahui berstatus aparatur sipil negara (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Timur Tengah Membara! Serangan AS–Israel ke Iran Picu Kenaikan BBM dan Rupiah Melemah
Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP Fauzul Arasy melalui KBO Satlantas Ipda Juarno menjelaskan, pengemudi mobil bernama Riana Sihombing (58), warga Dusun VI Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, mengalami luka robek di bagian kepala, nyeri di dada, serta sempat tidak sadarkan diri setelah kejadian.
“Korban saat ini menjalani perawatan di RSU Sultan Sulaiman Sei Rampah,” ujar Ipda Juarno.
Sementara itu, masinis kereta api penumpang, Muhammad Septiendi Angriawan, warga perumahan kereta api di Kota Medan, bersama asisten masinis Boyke Opit Chandra dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Diduga Kurang Konsentrasi
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Kijang Innova BK 1263 XAG datang dari jalan besar Desa Sei Buluh menuju Desa Lubuk Bayas. Ketika tiba di perlintasan rel, pengemudi diduga kurang memperhatikan situasi sekitar dan tidak menyadari kedatangan kereta api yang tengah melintas.
“Sesampainya di lokasi kejadian, bagian depan kiri mobil bersentuhan dengan bagian depan kanan kereta api. Akibat benturan tersebut pengemudi mengalami luka-luka,” jelas Ipda Juarno.
Baca Juga: Pemkab Langkat Tekankan Transformasi Digital Pada Layanan Kependudukan
Benturan keras membuat mobil mengalami kerusakan cukup parah. Bagian bodi kiri dan kanan penyok, kaca depan dan samping pecah, bumper depan ringsek, serta kap mesin rusak. Sementara pada kereta api, kerusakan terjadi di bagian lokomotif.
Polisi memperkirakan total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp20 juta. Mobil yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Seijenggi sebagai barang bukti, sedangkan kereta api melanjutkan perjalanan menuju Rantau Prapat setelah dilakukan pengecekan awal.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan rel kereta api. Pengendara diminta memastikan kondisi aman sebelum melintas serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna mencegah kecelakaan serupa di kemudian hari.(fad/han)
Editor : Johan Panjaitan