Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kesbangpol Sumut Terus Pantau WNI asal Sumut yang Ada di Timur Tengah

Juli Rambe • Selasa, 3 Maret 2026 | 14:40 WIB

Kepala Kesbangpol Sumut, Mulyono. (Dok: istimewa)
Kepala Kesbangpol Sumut, Mulyono. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Utara (Kesbangpol Sumut), Mulyono, menyatakan pihaknya masih menunggu informasi resmi dan data lengkap terkait kabar deportasi serta potensi evakuasi warga Sumatera Utara (Sumut) yang berada di kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikannya saat dimintai tanggapan mengenai kondisi Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya yang berasal dari Sumut, di tengah dinamika situasi di sejumlah negara Timur Tengah.

Mulyono menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan rinci mengenai jumlah warga Sumut yang terdampak, baik dalam konteks deportasi maupun evakuasi. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi masih terus dilakukan untuk memastikan keakuratan data.

“Biasanya kami menerima informasi resmi terkait rencana deportasi atau pemulangan warga. Saat ini kami masih menunggu koordinasi dan data lebih lanjut dari pihak terkait,” ujar Mulyono ucapnya saat memberikan keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, informasi yang beredar masih bersifat umum dan belum disertai rincian jumlah maupun identitas warga yang kemungkinan terdampak.

Lebih lanjut, Mulyono mengatakan pihaknya juga terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah, khususnya yang berpotensi berdampak pada keselamatan dan keamanan warga Sumut yang berada di wilayah tersebut.

Ia mengakui, hingga kini belum ada data pasti mengenai jumlah warga Sumut yang berada di kawasan tersebut maupun yang masuk dalam daftar prioritas evakuasi.

“Kami juga masih menunggu informasi dan data lengkap terkait berapa jumlah warga Sumut di sana dan apakah ada yang akan dievakuasi. Sampai saat ini belum ada rincian yang kami terima,” jelasnya.

Kesbangpol Sumut, kata Mulyono, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat maupun perwakilan pemerintah di luar negeri untuk memastikan perlindungan terhadap WNI asal Sumut.

Ia menegaskan, apabila terdapat keputusan resmi terkait deportasi atau evakuasi, pihaknya siap melakukan pendataan dan langkah-langkah lanjutan untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

“Kami tentu akan menindaklanjuti setiap informasi resmi yang kami terima. Prinsipnya, keselamatan dan kepastian status warga menjadi prioritas,” tegasnya.

Secara keseluruhan, hingga kini belum terdapat informasi detail mengenai jumlah maupun jadwal deportasi atau evakuasi warga Sumut dari Timur Tengah.

Pemerintah daerah masih menunggu data resmi sebagai dasar pengambilan langkah selanjutnya. (san/ram)

Editor : Juli Rambe
#Wni asal sumut #Kesbangpol Sumut #Perang di timur tengah