Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sembako Murah “Serbu” Halongonan, Strategi Pemkab Paluta Redam Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Johan Panjaitan • Selasa, 3 Maret 2026 | 21:13 WIB

Disperindag Paluta menggelar operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga sembako.( MITRA/SUMUT POS)
Disperindag Paluta menggelar operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga sembako.( MITRA/SUMUT POS)

HALONGONAN, Sumutpos.jawapos.com – Suasana Pekan Pangirkiran, Kecamatan Halongonan, Senin (2/3), tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi hari, ratusan warga sudah memadati lokasi pasar. Mereka datang bukan sekadar berbelanja, melainkan menunggu pelaksanaan operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Padang Lawas Utara, pemerintah daerah menghadirkan program pasar murah sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meredam potensi gejolak harga pangan yang lazim terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Subsidi Rp50 Ribu untuk Paket Sembako

Dalam program tersebut, pemerintah menyalurkan paket sembako bersubsidi dengan potongan harga yang cukup signifikan. Satu paket yang secara normal bernilai Rp175 ribu, dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp125 ribu setelah mendapat subsidi Rp50 ribu dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Perkuat Kolaborasi, Direktur Distribusi PLN Berikan Kuliah Umum di UMSU

Setiap paket berisi kebutuhan pokok rumah tangga, yaitu:

Skema subsidi ini dirancang agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok keluarga tanpa terbebani lonjakan harga menjelang Lebaran.

Menjaga Daya Beli Masyarakat

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindag Paluta, Sofyan Arifin Hasibuan, melalui Kepala Bidang Perdagangan Afrul Fachrul Rozi Harahap menegaskan, pasar murah bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pasar murah ini merupakan upaya konkret agar kenaikan harga di pasar tidak terlalu membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca Juga: GoTo Tingkatkan Alokasi Bonus Hari Raya 2026 dengan Total Anggaran Meningkat Dua Kali Lipat

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

600 Paket Ludes Diserbu Warga

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Sebanyak 600 paket sembako yang disiapkan langsung habis diserbu warga Kecamatan Halongonan dalam waktu singkat.

Camat Halongonan, Umar Bakti Harahap, yang turut memantau kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan.

Menurutnya, program seperti ini sangat dinantikan warga, terutama kalangan masyarakat menengah ke bawah yang paling merasakan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Pengawasan Harga Diperketat

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menegaskan bahwa langkah stabilisasi harga tidak berhenti pada operasi pasar murah saja. Pengawasan terhadap harga di pasar tradisional juga akan diperketat guna mencegah praktik spekulasi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Baca Juga: Safari Ramadan ke-6, Bupati Batubara Santuni Anak Yatim dan Serahkan Sertifikat Tanah di Sei Balai

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Dengan intervensi pasar yang tepat sasaran, Pemkab Paluta berharap masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa dibayangi lonjakan harga kebutuhan pokok.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#paluta #sembako #operasi pasar #harga