Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

GENTING Digencarkan, Bupati Maya Libatkan Orang Tua Asuh Perangi Stunting di Labuhanbatu

Johan Panjaitan • Rabu, 4 Maret 2026 | 16:41 WIB

Penyerahan bantuan ke Orang Tua Asuh (OTA) dalam program GENTING (Fajar/ Sumut Pos)
Penyerahan bantuan ke Orang Tua Asuh (OTA) dalam program GENTING (Fajar/ Sumut Pos)

LABUHANBATU, sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang kini memasuki tahap III pada 2026. Program ini menyasar langsung keluarga berisiko stunting dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai orang tua asuh.

Bupati Maya Hasmita menegaskan, keterlibatan lintas sektor menjadi kunci dalam menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di daerah tersebut. Menurutnya, program orang tua asuh membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan untuk berkontribusi dalam pemenuhan gizi keluarga berisiko stunting.

“Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menargetkan intervensi kepada keluarga berisiko stunting melalui bantuan nutrisi dan non-nutrisi yang disalurkan melalui program Orang Tua Asuh,” ujar Maya saat penyerahan bantuan di Ruang Data dan Karya, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2025, prevalensi stunting di Labuhanbatu masih berada di angka 25,3 persen. Angka tersebut berada di atas target nasional sebesar 18,8 persen, bahkan pemerintah menargetkan penurunan hingga 5 persen pada 2045.

Menurut Maya, tingginya angka stunting akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, intervensi harus dilakukan secara terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi terhadap keluarga sasaran.

Sebagai langkah penguatan, Pemkab Labuhanbatu juga mendukung program Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (MBG 3B) untuk memastikan kebutuhan gizi keluarga terpenuhi secara optimal.

Selain itu, Maya mengimbau para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat agar aktif mendukung gerakan orang tua asuh. Salah satu langkah nyata yang didorong adalah gerakan satu butir telur setiap Jumat oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Labuhanbatu sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi sebagai orang tua asuh bagi 80 keluarga berisiko stunting. Dukungan tersebut datang dari sejumlah lembaga dan dunia usaha, di antaranya Bank Sumut, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, serta ITKes Ika Bina Labuhanbatu.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kesehatan keluarga dan terbuka terhadap edukasi terkait pencegahan stunting. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya visi Labuhanbatu Cerdas Bersinar menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Nurhetty Lumbantobing mengungkapkan, berdasarkan Pendataan Keluarga 2024 Semester II, terdapat 68.679 keluarga di Labuhanbatu yang masuk kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Ia menjelaskan, BKKBN Provinsi Sumatera Utara menargetkan 1.330 KRS untuk mendapatkan pendampingan melalui mitra orang tua asuh. Dari jumlah tersebut, 238 keluarga telah menerima bantuan nutrisi dan non-nutrisi, sementara 891 keluarga telah mendapatkan edukasi terkait pencegahan stunting. Selain itu, program ini juga telah merealisasikan dua unit bantuan bedah rumah bagi keluarga sasaran.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati bersama Ketua TP PKK Labuhanbatu. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Hasan Heri Rambe, para asisten Setdakab, kepala OPD, staf ahli bupati, camat, pimpinan perbankan, serta para penerima manfaat program.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, Pemkab Labuhanbatu optimistis upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi masa depan. (fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#stunting #Pemkab labuhanbatu #Orangtua Asuh #genting