Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tragedi Kolam Siancimun: Wabup Paluta Datangi Rumah Duka Keempat Bocah yang Tewas Tenggelam

Johan Panjaitan • Jumat, 6 Maret 2026 | 21:30 WIB

Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), H. Basri Harahap datang melayat kerumah duka 4 bocah yang tewas tenggelam. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)
Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), H. Basri Harahap datang melayat kerumah duka 4 bocah yang tewas tenggelam. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)

PALUTA, Sumutpos.jawapos.com-Duka mendalam menyelimuti Desa Siancimun, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, Jumat (6/3/2026). Empat bocah meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam milik warga. Tragedi ini tidak hanya mengguncang keluarga korban, tetapi juga meninggalkan kesedihan bagi seluruh masyarakat setempat.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah, Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, turun langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia datang bersama sejumlah pejabat daerah, menunjukkan bahwa musibah tersebut menjadi duka bersama bagi masyarakat Paluta.

Suasana haru begitu terasa saat rombongan tiba di rumah duka. Tangis keluarga pecah ketika jenazah para korban berada di tengah rumah yang dipenuhi pelayat. Basri Harahap tampak membaur bersama warga, memanjatkan doa di samping jenazah anak-anak yang menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar serta Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur. Kehadiran para pejabat ini sekaligus memberikan dukungan moral kepada orang tua korban yang masih terpukul dan belum mampu menahan kesedihan atas kehilangan buah hati mereka.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Ini ujian yang sangat berat. Semoga anak-anak kita mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” ujar Basri Harahap dengan suara bergetar.

Di tengah suasana duka, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar tragedi serupa tidak kembali terulang. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, khususnya ketika bermain di luar rumah.

Basri mengingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap lokasi yang berpotensi membahayakan, seperti kolam air, sungai, maupun area terbuka yang tidak memiliki pengaman memadai.

Selain itu, ia juga mengimbau para pemilik lahan atau kolam agar memperhatikan aspek keselamatan lingkungan, sehingga tidak mudah diakses anak-anak tanpa pengawasan.

“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua. Mari kita tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area yang memiliki risiko tinggi,” katanya.

Hingga saat ini, bantuan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terus mengalir untuk membantu keluarga korban. Meski tidak mampu menggantikan kehilangan yang begitu besar, perhatian dari pemerintah daerah diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang berduka.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#tewas #tenggelam #bocah