PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Di tengah syahdunya Idulfitri 1447 Hijriah, Desa Batu Tambun menjadi saksi bagaimana batas antara pemimpin dan masyarakat luluh dalam kehangatan silaturahmi. Rumah kediaman Reski Basyah Harahap dipadati ribuan warga yang datang bukan untuk urusan administratif, melainkan untuk merayakan kebersamaan dalam balutan tradisi open house, Sabtu (21/3).
Gelak tawa, jabat tangan, dan aroma hidangan khas Lebaran berpadu menciptakan suasana yang akrab—sebuah potret sederhana tentang bagaimana kepemimpinan menemukan maknanya dalam kedekatan.
Kembali ke Fitrah, Menyatukan Hati
Didampingi keluarga, Bupati Reski menyambut setiap tamu dengan sikap terbuka dan penuh kehangatan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum refleksi dan penyucian diri.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya memohon maaf lahir dan batin. Semoga keikhlasan kita saling memaafkan membawa keberkahan bagi daerah ini,” ujarnya.
Baca Juga: Geger! Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah, KPK Tegaskan: Bisa Dicabut Kapan Saja!
Nada rendah hati yang disampaikan menjadi penegas bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan, tetapi juga dari ketulusan dalam merangkul masyarakat.
Estafet Kepemimpinan yang Harmonis
Open house ini juga menghadirkan nuansa kebersamaan lintas generasi. Hadirnya Bachrum Harahap dan Andar Amin Harahap menambah makna tersendiri—sebuah simbol kesinambungan dan harmoni dalam perjalanan kepemimpinan di Padang Lawas Utara.
Tak hanya itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan DPRD, jajaran OPD, hingga tokoh masyarakat dan organisasi perempuan turut hadir, memperkuat jalinan komunikasi antara berbagai elemen daerah.
Silaturahmi sebagai Energi Pembangunan
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, kegiatan ini menjadi ruang sosial yang mempertemukan aspirasi dan harapan dalam suasana yang cair. Di tengah interaksi yang hangat, tercipta fondasi penting bagi pembangunan: kepercayaan dan kebersamaan.
Baca Juga: Usai Lebaran, Pemerintah Wajibkan ASN WFH: Swasta Diimbau, Sektor Publik Tetap On-Site
Bupati Reski menegaskan, persatuan adalah kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah.
“Jika kita bersatu dan rukun, membangun Padang Lawas Utara akan jauh lebih mudah,” ungkapnya optimistis.
Menyisakan Hangat yang Panjang
Acara yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan doa bersama—sebuah penanda bahwa kebersamaan yang terjalin bukan hanya sesaat, melainkan diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Di Paluta, Lebaran tahun ini tidak hanya dirayakan sebagai tradisi, tetapi juga sebagai ruang memperkuat ikatan sosial. Ketika pintu rumah pemimpin terbuka, yang lahir bukan sekadar kunjungan—melainkan rasa memiliki yang kian dalam terhadap daerah yang sama-sama diperjuangkan.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan