MEDAN, SUMUT POS- Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Medan, Harianto Sembiring, menyampaikan bahwa puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 2026 bagi penumpang kapal laut diperkirakan akan terjadi pada 27 Maret 2026, khususnya bagi pemudik yang menggunakan KM Kelud melalui Pelabuhan Belawan maupun rute sebaliknya.
Menurut Harianto, hingga saat ini jumlah penumpang yang telah menggunakan jasa KM Kelud dalam periode arus balik tercatat mencapai sekitar 3.000 orang. Namun, angka tersebut diprediksi akan terus meningkat seiring mendekati puncak arus balik.
“Untuk sementara ini, penumpang yang sudah berangkat menggunakan KM Kelud sekitar 3.000 orang. Kami perkirakan total penumpang pada arus balik tahun ini bisa mencapai 12.000 orang,” ujar Harianto saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penumpang tersebut merupakan hal yang lazim terjadi setiap tahun, mengingat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut sebagai alternatif perjalanan mudik dan balik Lebaran, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
Guna mengantisipasi kepadatan dan menghindari antrean panjang di pelabuhan, pihak Pelni mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi resmi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan kembali menggunakan kapal KM Kelud agar memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Pelni Mobile. Hal ini penting untuk menghindari antrean panjang dan memastikan ketersediaan tiket,” jelasnya.
Selain itu, Harianto juga mengingatkan para penumpang untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan arus balik, mengingat mobilitas yang tinggi berpotensi menimbulkan kelelahan.
“Kami juga mengingatkan seluruh penumpang agar selalu menjaga kesehatan selama perjalanan, sehingga arus balik dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, diharapkan arus balik Idulfitri 2026 melalui jalur laut, khususnya menggunakan KM Kelud di Pelabuhan Belawan, dapat berjalan lancar, tertib, dan kondusif. (san/ram)
Editor : Juli Rambe