Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Beras dan Minyak Digelontorkan, 22 Ribu Warga Siantar Mulai Terima Bantuan Pangan

Johan Panjaitan • Rabu, 8 April 2026 | 15:48 WIB
Warga menerima Bantuan Pangan yang disalurkan oleh pemerintah.(ISTIMEWA/SUMUT POS)
Warga menerima Bantuan Pangan yang disalurkan oleh pemerintah.(ISTIMEWA/SUMUT POS)

 

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah mulai menggulirkan bantuan pangan sebagai tameng terhadap tekanan ekonomi dan gejolak harga kebutuhan pokok. Di Kota Pematangsiantar, program ini resmi diluncurkan langsung oleh Wali Kota Wesly Silalahi di Kantor Lurah Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Rabu (08/04/2026).

Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya distribusi bantuan untuk puluhan ribu warga. Wesly menegaskan, bantuan pangan bukan sekadar program rutin, melainkan instrumen strategis pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.

“Bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga, khususnya di Kota Pematangsiantar,” ujarnya.

Baca Juga: Sabu 3,59 Gram dan Amunisi Senpi: Penggerebekan Senyap di Pangkalansusu Berujung Penangkapan

Secara nasional, bantuan ini menyasar lebih dari 32 juta warga berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Khusus di Pematangsiantar, sebanyak 22.450 penerima tersebar di delapan kecamatan. Di Kecamatan Siantar Marihat sendiri terdapat 1.971 penerima, dengan 345 di antaranya berada di Kelurahan Parhorasan Nauli.

Bantuan yang diberikan berupa beras dan minyak goreng—dua komoditas yang paling terdampak fluktuasi harga. Total yang disalurkan mencapai 449.000 kilogram beras dan 89.800 liter minyak goreng. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk alokasi Februari dan Maret 2026, bantuan diberikan sekaligus: 10 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Wesly berharap distribusi berjalan tepat sasaran dan menyentuh seluruh penerima. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar program ini benar-benar mampu menekan angka kemiskinan dan menjaga stabilitas harga di pasar.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Pematangsiantar, Berdian Damanik, menyebut bantuan pangan sebagai stimulus ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Pengamat Minta Hakim Objektif, Kesaksian Budi Karya Dinilai Cukup

Ia mengingatkan bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap, sehingga masyarakat tidak perlu berbondong-bondong dalam satu waktu. Prioritas tetap diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

“Tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menekan harga beras dan minyak goreng agar tetap terkendali,” tegasnya.(pra/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Pemko Siantar #beras #bantuan #inflasi