LUBUK PAKAM, Sumutpos.jawapos.com- Niat membersihkan sumur berujung petaka. Andi Saputra (40), warga Dusun I Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan tewas di dasar sumur miliknya, Rabu (8/4/2026). Korban diduga kehabisan oksigen saat berada di kedalaman sumur yang sempit.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh sang istri, Nadya (37). Sepulang mengajar, ia mendapati suaminya tidak berada di rumah. Setelah mencari, Nadya justru menemukan Andi tergeletak di dalam sumur dalam kondisi tak bergerak.
Panik melihat kejadian tersebut, Nadya segera meminta pertolongan warga sekitar. Dalam waktu singkat, warga berdatangan dan berupaya membantu sebelum akhirnya menghubungi pihak berwenang.
Kepala Dusun setempat, Mahmud, langsung berkoordinasi dengan tim rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Deli Serdang. Tak lama berselang, petugas Damkar bersama kepolisian tiba di lokasi, memasang garis polisi, dan memulai proses evakuasi.
Medan sumur yang sempit dan dalam menjadi tantangan tersendiri. Seorang petugas Damkar harus turun menggunakan perlengkapan tabung oksigen. Setibanya di dasar, korban ditemukan dalam kondisi kaku dan diduga telah meninggal dunia.
Dengan bantuan tali dan peralatan khusus, jenazah korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan menjelang tengah malam.
Petugas Inafis Polresta Deli Serdang yang berada di lokasi kemudian melakukan identifikasi serta mengumpulkan keterangan saksi. Dari hasil awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Ruko Tiga Lantai di Marelan, Satu Wanita Tewas dan Dua Luka-luka
Menurut keterangan warga, korban memang kerap menggali sumurnya secara mandiri karena kondisi air yang kerap mengering. Kedalaman sumur tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 15 meter.
“Diduga korban kehabisan oksigen saat berada di dalam sumur. Ia memang sering menggali sendiri dengan peralatan seadanya,” ujar salah seorang warga.
Hal senada disampaikan Kepala Dusun Mahmud. Ia menduga korban telah meninggal sejak sore hari saat melakukan aktivitas di dalam sumur.
Setelah proses identifikasi selesai dan dinyatakan sebagai kecelakaan, pihak kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan.(btr/han)
Editor : Johan Panjaitan