Propam Mabes Polri Periksa Senpi di Polres Labusel, Ratusan Senjata dan Ribuan Amunisi Dipastikan Aman

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 11:15 WIB
CEK SENPI: Propam Mabes Polri saat melakukan  pemeriksaan senjata api di Mapolres labusel.  (KAIRUDDIN/SUMUT POS)
CEK SENPI: Propam Mabes Polri saat melakukan pemeriksaan senjata api di Mapolres labusel. (KAIRUDDIN/SUMUT POS)

 

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Pengawasan internal terhadap penggunaan senjata api kembali ditegaskan. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri bersama Slog Mabes Polri melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap senjata api (senpi) organik di Polres Labuhanbatu Selatan, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Labusel ini dipimpin tim Mabes Polri yang terdiri dari Herry Affandi, Teguh, dan Novri, serta didampingi personel Bidpropam Polda Sumatera Utara. Kehadiran tim disambut langsung Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S. P. Sembiring, bersama jajaran pejabat utama dan para Kapolsek.

Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif, mencakup gudang logistik, sistem penyimpanan, hingga senjata api yang digunakan personel di lapangan. Fokus utama adalah memastikan seluruh prosedur pengelolaan senjata berjalan sesuai standar, sekaligus menutup celah potensi penyalahgunaan.

Baca Juga: Jangan Biasakan Mengupil, Ini Dampak Buruknya bagi Kesehatan

Hasilnya, seluruh senjata api dinyatakan dalam kondisi baik dan layak pakai. Untuk senjata api laras pendek, tercatat sebanyak 233 pucuk dan tidak ditemukan adanya kehilangan maupun penyimpangan. Sementara itu, jumlah amunisi mencapai 7.800 butir, terdiri dari peluru tajam, karet, dan hampa.

Pada kategori senjata api laras panjang, tercatat 74 pucuk yang juga dalam kondisi layak operasional. Adapun total amunisi mencapai 8.100 butir dengan komposisi serupa, menunjukkan pengelolaan logistik yang tertib dan terdata.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S. P. Sembiring, menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan profesionalisme dan akuntabilitas anggota di lapangan.

“Senjata api memiliki risiko tinggi. Karena itu, penggunaannya harus sesuai prosedur dengan disiplin dan tanggung jawab penuh,” tegasnya.

Baca Juga: Alhamdulillah, Oleh- oleh Jamaah Haji Bebas Biaya

Ia menilai hasil pemeriksaan yang menunjukkan seluruh senpi dalam kondisi baik menjadi indikator positif atas kedisiplinan personel. Namun demikian, pengawasan tetap harus diperkuat secara berkelanjutan.

“Ini bagian dari komitmen kami menjaga kepercayaan publik. Pengawasan, administrasi, dan perawatan senjata harus terus ditingkatkan agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tambahnya.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
amunisi senpi mabes polri propam Polres Labusel senpi