Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Misteri di Balik Kebakaran Batang Pane: Lansia Tewas, Perhiasan Raib

Johan Panjaitan • Selasa, 21 April 2026 | 15:47 WIB
 Seorang lansia ditemukan tewas mengenaskan di desa Batang Pane ll, Kecamatan Halongonan, Paluta.(Istimewa/Sumut Pos)
Seorang lansia ditemukan tewas mengenaskan di desa Batang Pane ll, Kecamatan Halongonan, Paluta.(Istimewa/Sumut Pos)

 

PALUTA, Sumutpos.jawapos.com-Duka menyelimuti Desa Batang Pane III, Kecamatan Halongonan Timur, setelah seorang lansia berinisial A (70) ditemukan tewas dalam kebakaran hebat yang melalap rumahnya, Senin (20/4/2026) dini hari. Namun, tragedi ini tak hanya meninggalkan kehilangan—ia juga memunculkan teka-teki yang belum terjawab.

Peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.15 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap. Seorang saksi, tetangga korban berinisial S, melihat api sudah membesar dan dengan cepat menghanguskan rumah kayu tersebut. Upaya warga memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya tak mampu membendung laju si jago merah.

Yang mengundang tanya, tidak terdengar satu pun teriakan minta tolong dari dalam rumah. Keheningan di tengah kobaran api itu menjadi detail yang kini disorot dalam penyelidikan.

Baca Juga: BNI Pastikan Pengembalian Dana CU Aek Nabara Sesuai Proses Hukum

Jenazah korban ditemukan pada pagi hari di ruang tamu—tempat yang biasa ia gunakan untuk beristirahat. Kondisinya mengenaskan, dengan luka bakar di sekujur tubuh. Namun, kejanggalan tak berhenti di situ.

Pihak keluarga menemukan fakta lain yang mencurigakan: perhiasan yang biasa dikenakan korban—kalung, gelang, cincin, dan anting—tidak ditemukan di lokasi. Kehilangan barang berharga ini memicu dugaan adanya unsur tindak pidana di balik kebakaran.

Kepala desa setempat, Slamet Nugroho, menyatakan bahwa akses ke lokasi sempat dibatasi untuk menjaga keutuhan tempat kejadian perkara. Laporan pun telah disampaikan kepada aparat Polsek Gunung Tua guna ditindaklanjuti.

“Kami melihat ada kejanggalan. Proses selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga: Jembatan Kanoko Bertahan dengan Batang Kelapa, Warga Bertaruh Nyawa

Meski kecurigaan menguat, pihak keluarga memilih tidak melakukan autopsi dengan alasan keterbatasan biaya. Setelah pemeriksaan di puskesmas, jenazah korban—seorang janda tanpa anak—langsung dimakamkan pada hari yang sama.

Sejumlah pejabat turut meninjau lokasi, di antaranya Camat Halongonan Timur M. Kadafi Harahap, anggota DPRD Ratub, serta Babinsa setempat, Suratman. Kehadiran mereka menegaskan bahwa peristiwa ini mendapat perhatian serius.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Perhiasan Berkualitas #kebakaran #lansia #Raibnya Dana Pensiun Karyawan Bank Sumut