Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Peringati Hari Bumi Internasional, YDPK Gelar Seminar Ekoteologi

Juli Rambe • Sabtu, 25 April 2026 | 12:30 WIB
SEMINAR: YDPK bekerjasama dengan HKBP Distrik VI Dairi, menggelar seminar Ekoteologi mengajak pemuda wujudkan lingkungan berkelanjutan di gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang, Sabtu (25/4/2026).(Dok: istimewa)
SEMINAR: YDPK bekerjasama dengan HKBP Distrik VI Dairi, menggelar seminar Ekoteologi mengajak pemuda wujudkan lingkungan berkelanjutan di gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang, Sabtu (25/4/2026).(Dok: istimewa)

 

DAIRI, SUMUT POS- Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK) bekerjasama dengan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik VI Dairi, menyelenggarakan seminar Ekoteologi, di gedung Nasional Djauli Manik di Sidikalang, Sabtu (25/4/2026). 

Seminar ini untuk memperingati Hari Bumi se Dunia.

Monika Siregar dari YDPK selaku penanggungjawab kegiatan menyatakan, seminar ini bertujuan untuk mengedukasi para pemuda peduli terhadap ciptaan Tuhan dan membangun ketahanan Iman menghadapi tantangan krisis lingkungan.

Baca Juga: Syekh Ahmad Al Misry Ditetapkan Jadi Tersangka, Tetapi Sedang di Mesir

Karena masalah lingkungan dan krisis iklim menjadi ancaman nyata bagi manusia di bumi, di mana bencana ekologis terjadi dimana-mana. Dan menjadi sorotan penting bagi Kabupaten Dairi yang merupakan daerah rawan bencana.

"Tetapi, pemerintah justru memberikan karpet merah bagi perusahaan perusak lingkungan yang akan membongkar perut bumi," kata Monika. 

"Kehadiran perusahaan perusak lingkungan, sudah memberikan dampak di tahun 2012 lalu. Dengan bocornya limbah yang merusak kolam-kolam dan mata pencaharian warga," tambahnya.

Seminar kali ini mengambil tema yakni peran pemuda dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan untuk menggedukasi dan membuka wawasan serta cara pandang pemuda gereja. 

Dan peringatan Hari Bumi Internasional tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mengingatkan setiap manusia agar menjaga bumi. 

"Adapun tema Hari Bumi tahun 2026 adalah Kekuatan kita, Planet kita. Tema ini menyoroti bahwa peran masyarakat sebagai penggerak utama dalam menjaga keseimbangan lingkungan," tambahnya. 

Monika menyatakan, di momentum Hari Bumi tahun ini, YDPK melakukan berbagai kegiatan edukasi menjaga bumi antaralain seminar ekoteologi, pameran foto para korban bencana dan perjuangan masyarakat melawan perusahaan perusak lingkungan.

Kemudian, perlombaan music bertemakan lingkungan dan live music penampilan band serta music lainya yang ditujukan bagi pemuda gereja HKBP se-Distrik VI Dairi. 

Sementara itu, Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt Deonal Sinaga selaku narasumber, memaparkan bagaimana fakta krisis iklim dan dampaknya bagi masa depan pemuda sehingga iman pemuda semakin kuat serta menjadi teladan iman dan peduli terhadap ciptaan. 

Direktur YDPK, Santun Sinaga menegaskan, momentum hari bumi ini mengajak seluruh pemuda khususnya HKBP Distrik VI Dairi, untuk peduli terhadap ciptaan dan bagaimana mewujudkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan di masing-masing lingkungan gereja serta ikut bersuara bersama masyarakat yang menolak kehadiran perusahaan perusak lingkungan.

Santun mengatakan, YDPK berharap, kerjasama dengan HKBP Distrik VI Dairi tidak hanya sebatas melakukan seminar, tetapi kedepannya agar melakukan aksi nyata untuk peduli dan menjaga lingkungan. 

Kalau tidak dimulai dari generasi muda, akan sulit kedepannya kita bisa mewariskan lingkungan yang sehat, aman dan damai sejahtera bagi seluruh generasi," pungkasnya. (rud/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#YPDK #HKBP Distrik IV Dairi #seminar ekoteologi