LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com- Kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Batu Lokong, Kecamatan Galang, mulai memasuki fase krusial. Pencabutan nomor urut yang digelar di kantor desa, Senin (27/4/2026), menandai dimulainya pertarungan gagasan tiga kandidat yang siap merebut kepercayaan warga.
Dari hasil pengundian, Husnul Maab memperoleh nomor urut 1, Terang Lesmana nomor urut 2, dan Edi Rahmat nomor urut 3. Di antara ketiganya, nama Terang Lesmana mulai mencuri perhatian sebagian warga yang menilai ia membawa visi perubahan yang lebih terarah.
Mengusung semangat pembaruan, Terang menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan desa, terutama pada sektor yang dinilai masih tertinggal. Infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama yang ia soroti.
Baca Juga: Oknum Pensiunan TNI Diduga Kelola Galian C di Bahorok, Begini Tanggapan Kapolres Langkat
“Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat, termasuk dengan pihak PT Lonsum, agar pembangunan jalan desa bisa terealisasi dengan dukungan yang konkret,” ujarnya.
Tak hanya infrastruktur, ia juga menaruh perhatian pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Menurutnya, kemandirian ekonomi masyarakat harus dimulai dari peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Sejumlah warga menyebut, sosok Terang dikenal dekat dengan masyarakat dan memahami karakter Desa Batu Lokong yang didominasi wilayah perkebunan dengan topografi beragam. Dalam pandangan mereka, pendekatan yang membumi serta gagasan yang jelas menjadi modal penting untuk memimpin desa ke arah yang lebih progresif.
“Dia dikenal luas, tidak berjarak dengan masyarakat, dan punya visi yang konkret untuk pembangunan,” ujar salah seorang warga.
Pilkades serentak gelombang III di Kabupaten Deli Serdang dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2026, mencakup 88 desa—76 desa secara serentak dan 12 desa melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Tahapan demi tahapan kini berjalan, dari persiapan hingga nanti bermuara pada pemungutan suara dan penetapan.
Di Desa Batu Lokong, nomor urut telah ditetapkan. Kini, yang akan berbicara adalah gagasan, rekam jejak, dan sejauh mana kandidat mampu meyakinkan warga bahwa perubahan bukan sekadar janji, melainkan arah yang bisa diwujudkan.(btr/han)
Editor : Johan Panjaitan