Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rakor PAKEM Tebing Tinggi: Perkuat Sinergi, Jaga Harmoni di Tengah Keberagaman

Johan Panjaitan • Kamis, 30 April 2026 | 17:00 WIB
Foto bersama unsur Forkopimcam, narasumber, dan peserta usai pelaksanaan Rapat Koordinasi PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat) di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi Kota, Kamis (30/4/2026). (Azan Purba/ Sumut Pos)
Foto bersama unsur Forkopimcam, narasumber, dan peserta usai pelaksanaan Rapat Koordinasi PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat) di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi Kota, Kamis (30/4/2026). (Azan Purba/ Sumut Pos)

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com- Upaya menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Hal itu tercermin dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) yang digelar di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi Kota, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program sosialisasi Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi di lima kecamatan ini berlangsung tertib dan kondusif, sekaligus menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dalam menghadapi dinamika sosial keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Sejumlah unsur penting hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari perwakilan Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, Polres Tebing Tinggi, pemerintah kecamatan, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga harmoni sosial.

Baca Juga: Truk Tangki Pertamina Tabrak Tiang Wifi dan Tembok TPU hingga Roboh

Dalam pemaparannya, Jaksa Fungsional Kejari Tebing Tinggi, Yabes Sitorus, menekankan bahwa aliran kepercayaan memiliki dasar hukum dan diakui negara. Ia menjelaskan, perbedaan mendasar antara agama dan aliran kepercayaan terletak pada sistem keyakinan dan sumber ajarannya.

“Negara menjamin kebebasan beragama dan berkepercayaan bagi seluruh warga. Namun, pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Tebing Tinggi, AKP Andi Sujenderal, menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas. Ia mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan aktivitas yang mencurigakan.

“Setiap informasi akan kami kaji dan koordinasikan dengan instansi terkait. Ini bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan,” tegasnya.

Senada, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, MHD David Saragih, mengajak masyarakat untuk memahami perbedaan dengan bijak dan mengedepankan toleransi.

“Keberagaman adalah kekuatan. Yang terpenting adalah saling menghormati dan menjaga persatuan,” katanya.

Baca Juga: Pemprov Sumut Siapkan 9.759 Formasi CPNS 2026, Guru Sebanyak 5.060

Camat Tebing Tinggi Kota, Henci Boru Siregar, berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memperkuat sikap saling menghargai di tengah perbedaan.

Rakor ini juga menjadi penutup rangkaian kegiatan PAKEM di lima kecamatan se-Kota Tebing Tinggi. Pemerintah daerah optimistis, melalui forum seperti ini, koordinasi antarinstansi semakin solid dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kerukunan semakin meningkat.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pakem #sinergi #pengawasan #rakor