Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polres Labusel Uji Kesehatan 69 Calon Relawan SPPG, Pastikan SDM Siap Layani Program Gizi

Johan Panjaitan • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:45 WIB
Tim Polres Labusel saat melakukan pemeriksaan kesehatan Relawan SPPG Kotapinang. (Khairuddin/Sumut Pos)
Tim Polres Labusel saat melakukan pemeriksaan kesehatan Relawan SPPG Kotapinang. (Khairuddin/Sumut Pos)

 

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Upaya memperkuat kualitas layanan publik dimulai dari hulu: memastikan kesiapan sumber daya manusia. Itulah yang dilakukan Polres Labuhanbatu Selatan dengan menggelar pemeriksaan kesehatan bagi 69 calon relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kotapinang.

Bertempat di Puskesmas Kota Pinang, Selasa (5/5/2026), proses seleksi berlangsung menyeluruh dan terukur. Kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, tenaga medis, serta mitra dapur SPPG, sebagai bagian dari upaya memastikan relawan yang terpilih benar-benar siap menjalankan tugas pelayanan.

Beragam pemeriksaan dilakukan, mulai dari pengecekan tekanan darah, tinggi dan berat badan, kesehatan mata, hingga skrining penyakit menular seperti TBC, HIV, sifilis, hepatitis, dan kadar gula darah. Standar ini menegaskan bahwa relawan bukan sekadar pelengkap program, melainkan garda terdepan yang harus memiliki kesiapan fisik dan kesehatan optimal.

Kapolres Labuhanbatu Selatan melalui Kasi Humas Sujono menegaskan, tahapan ini mencerminkan komitmen Polri dalam menghadirkan relawan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas.

“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan para relawan mampu bekerja optimal dalam melayani masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi. Kami ingin relawan yang sehat, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: Sultan Serdang Apresiasi Penggagalan 53 Kg Sabu, Upaya Selamatkan Generasi dari Ancaman Narkoba

Senada, Ps. Kasidokkes Freddy Manatar Harianja menekankan bahwa pemeriksaan dilakukan secara detail untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting bagi kesiapan operasional SPPG dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di balik proses seleksi yang ketat, terlihat antusiasme para peserta. Mereka datang dengan satu tujuan: menjadi bagian dari solusi atas persoalan gizi di masyarakat. Pendekatan humanis yang diterapkan selama proses juga menciptakan suasana yang kondusif dan partisipatif.

Lebih dari sekadar rekrutmen, kegiatan ini mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun kualitas pelayanan berbasis manusia. Sebab pada akhirnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh konsep, tetapi oleh mereka yang menjalankannya di lapangan.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#tes kesehatan #kotapinang #SPPG #Polres Labusel