STABAT, Sumutpos.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan menyusui serta anak-anak melalui Program Sehati Bunda. Adalah, program yang berfokus pada peningkatan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang digagas oleh Yayasan Cipta bersama Population Services International (PSI).
Kabupaten Langkat ditunjuk sebagai pilot project atau daerah percontohan pelaksanaan program tersebut di Indonesia. Pembahasan penguatan program berlangsung dalam pertemuan di Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (20/5/2026) pagi.
Program Director PSI Sehati, Dinar Pandan Sari, menjelaskan, program ini telah berjalan pada 20 desa di Kabupaten Langkat. Namun, pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait penguatan dan penetapan kader di lapangan.
“Untuk itu kami meminta penguatan kader. Kader memiliki peran penting dalam menjalankan program sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan tekad PSI untuk memperluas cakupan program hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Langkat.
“Kami mempunyai tekad untuk membawa program ini ke 240 desa di Kabupaten Langkat,” tambahnya.
Baca Juga: Kuliah Umum di UMSU: GM PLN UID Sumut Jabarkan Tentang Dari Lulus Cepat ke Hidup Bermakna
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Mahyuzar menambahkan, Kabupaten Langkat dipilih langsung oleh pemerintah pusat sebagai pilot project nasional Program Sehati Bunda.
“Ini jadi permodelan untuk seluruh Indonesia dengan pembiayaan seluruhnya dari Swedia,” ucapnya.
Ia berharap Pemkab Langkat dapat segera membuat regulasi terkait penetapan kader agar memiliki kepastian status dalam mendukung keberlangsungan program.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Langkat, Syah Afandin menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Program Sehati Bunda. Pria yang karib disapa Ondim ini menegaskan komitmennya, agar program tersebut dapat berjalan maksimal hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Langkat.
Baca Juga: Andik Vermansah Banjir Tawaran, Bidik Comeback ke Kasta Tertinggi
“Secepatnya saya akan buat regulasi terkait ini, kalau perlu tenaga kader akan kita tambah,” tegas Ondim.
Dia juga menilai program tersebut sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah marginal yang masih membutuhkan perhatian serius dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Di daerah marginal seperti Pulau Kampai, jaring halus ini sangat bermanfaat dan dampaknya dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Program Sehati Bunda, Pemkab Langkat berharap kualitas kesehatan ibu dan anak semakin meningkat. Juga sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Langkat. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan