Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dua Rumah Semi Permanen di Tebing Tinggi Ludes Terbakar, Seorang Petugas Damkar Diduga Alami Cidera

Johan Panjaitan • Jumat, 22 Mei 2026 | 09:30 WIB

Petugas pemadam kebakaran dievakuasi usai cidera saat  memadamkan api yang melalap rumah warga di kawasan padat penduduk di gang coklat jalan cemara Tebingtinggi, Kamis (21/05/2026) malam.  (Azan Purba / Sumut Pos)
Petugas pemadam kebakaran dievakuasi usai cidera saat memadamkan api yang melalap rumah warga di kawasan padat penduduk di gang coklat jalan cemara Tebingtinggi, Kamis (21/05/2026) malam. (Azan Purba / Sumut Pos)

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Gang Coklat, Jalan Cemara, Lingkungan III, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kamis malam (21/5/2026). Dalam peristiwa itu, dua rumah semi permanen hangus dilalap api bersama dua unit sepeda motor, sementara seorang petugas pemadam kebakaran mengalami cedera serius saat melakukan proses pemadaman.

Api dilaporkan mulai membesar sekitar pukul 20.15 WIB dan dengan cepat merambat karena sebagian besar material bangunan terbuat dari kayu serta berada di lingkungan permukiman yang padat.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Tebing Tinggi, Fadli, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam setelah menerima laporan dari warga.

“Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran langsung kami turunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Baca Juga: Produktivitas Padi Sergai Stabil, Dinas Pertanian Optimistis Ketahanan Pangan Terjaga hingga Akhir 2026

Menurut Fadli, proses pemadaman berlangsung cukup sulit lantaran akses menuju titik api berada di gang sempit dan padat rumah warga. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra agar kobaran api tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Di tengah proses pemadaman, seorang petugas damkar mengalami kecelakaan kerja setelah terjatuh di area yang licin dan sempit. Korban diduga mengalami patah kaki dan langsung dievakuasi oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pemilik salah satu rumah yang terbakar, Yenti, mengaku rumah dalam keadaan kosong saat peristiwa terjadi. Ia mengetahui rumahnya terbakar setelah dihubungi warga ketika sedang berjualan di luar rumah.

“Saya lagi di luar berjualan, rumah kosong. Tiba-tiba dikabari warga kalau rumah terbakar,” ujarnya dengan wajah sedih.

Baca Juga: Mengenal Stroke Mata, Penyakit Akibat Penyumbatan Darah di Retina

Selain menghanguskan dua unit rumah, kebakaran juga melalap dua sepeda motor jenis Honda Vario dan Honda Scoopy yang terparkir di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tebing Tinggi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik yang kemudian membesar akibat mudah terbakar material bangunan semi permanen.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan terhadap dampak kebakaran di lokasi kejadian. (mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#rumah permanen #petugas #damkar #kebakaran