Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Padang Lawas Gelontorkan Rp2,5 Miliar Bangun Jembatan Sabarimba Baru

Johan Panjaitan • Senin, 25 Mei 2026 | 14:01 WIB
 Bupati Padang Lawas saat meninjau langsung  Jembatan Sabarimba, Barumum Baru, Padang Lawas Minggu 24 Mei 2026. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)
Bupati Padang Lawas saat meninjau langsung Jembatan Sabarimba, Barumum Baru, Padang Lawas Minggu 24 Mei 2026. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)

 

PADANG LAWAS, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari APBD 2026 untuk membangun ulang Jembatan Sabarimba di Kecamatan Barumun Baru. Infrastruktur penghubung vital antara Desa Sabarimba dan Desa Limbong itu akan dirombak total dari jembatan gantung sederhana menjadi jembatan berlantai besi yang lebih kokoh, lebar, dan aman dilalui kendaraan pengangkut hasil perkebunan.

Langkah tersebut diambil setelah bertahun-tahun warga mengeluhkan kondisi jembatan lama yang dinilai rawan, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Selain menjadi akses utama masyarakat, jembatan itu juga merupakan jalur distribusi hasil sawit dan karet dari wilayah pedalaman menuju pusat perdagangan.

Kepastian pembangunan disampaikan langsung Bupati Padang Lawas, Putera Mahkota Alam Hasibuan saat meninjau lokasi proyek. Ia menegaskan pengerjaan fisik harus segera dimulai paling lambat Juli 2026 mengingat pentingnya fungsi jembatan bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.

Baca Juga: Jonner Sihotang Ditemukan Tewas di Dasar Sungai, Diduga Alami Kecelakaan Tunggal

“Jembatan ini penghubung utama Desa Sabarimba dan Desa Limbong. Kalau akses terganggu, aktivitas masyarakat ikut lumpuh, mulai dari anak sekolah hingga distribusi hasil kebun,” ujar Bupati.

Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) mempercepat seluruh tahapan administrasi dan proses lelang agar proyek tidak berlarut-larut.

Kabid Bina Marga Dinas PUTR Padang Lawas, Saparuddin Nasution mengatakan, proyek tersebut telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026. Anggaran Rp2,5 miliar tidak hanya difokuskan untuk pembangunan jembatan utama, tetapi juga penguatan akses jalan di sekitar lokasi.

Menurutnya, desain jembatan baru akan menggunakan lantai besi dengan struktur lebih kuat dan lebar dibanding jembatan rambin yang selama ini digunakan masyarakat.

“Jembatan nantinya dirancang agar bisa dilalui kendaraan pengangkut hasil bumi sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi perkebunan menjadi lebih lancar,” jelasnya.

Selama ini, kendaraan pengangkut sawit dan getah karet harus memutar melalui jalur alternatif dengan kondisi jalan rusak karena jembatan lama hanya mampu dilalui pejalan kaki dan sepeda motor bermuatan ringan. Kondisi itu menyebabkan biaya distribusi membengkak dan berdampak pada harga jual hasil panen di tingkat petani.

Baca Juga: dr Dimas : Konsumen Berhak Dapat Kompensasi akibat Blackout

Selain menopang ekonomi warga, pembangunan jembatan baru juga diharapkan mempercepat akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pusat pasar di Barumun Baru.

Warga menyambut positif rencana pembangunan tersebut. Mereka berharap jembatan baru benar-benar mampu mengakhiri persoalan akses yang selama ini menjadi keluhan menahun.

“Kalau musim hujan atau angin kencang, jembatan lama terasa bergoyang dan membuat warga takut melintas,” ujar seorang warga di lokasi peninjauan.

Bupati Putera Mahkota Alam turut meminta masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pembangunan sesuai spesifikasi dan tidak cepat rusak.

“Kita ingin infrastruktur yang dibangun benar-benar bermanfaat jangka panjang, aman digunakan, dan tahan lama,” tegasnya.

Kunjungan peninjauan itu turut dihadiri Anggota DPRD Padang Lawas Sufriady Halomoan Hasibuan, Camat Barumun Baru Amir Mulia Hasibuan, Kabag Umum Riswan Ali Syahputra, Ketua Pemuda Pancasila Risman Hasibuan, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pemkab padang lawas #penghubung #apbd #jembatan