Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polsek Kualuh Hulu Raih Juara I Ops Antik Toba 2026 di Jajaran Polres Labuhanbatu

Johan Panjaitan • Kamis, 4 Juni 2026 | 08:30 WIB
Polsek Kualuh Hulu Raih Juara I Ops Antik Toba 2026, se Polres Labuhanbatu.( Dok: Humas Polsek Kualuh hulu)
Polsek Kualuh Hulu Raih Juara I Ops Antik Toba 2026, se Polres Labuhanbatu.( Dok: Humas Polsek Kualuh hulu)

 

LABURA, Sumutpos.jawapos.com – Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu mencatat prestasi gemilang dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu berhasil meraih peringkat pertama sebagai Polsek terbaik di jajaran Polres Labuhanbatu dalam operasi pemberantasan narkotika tersebut.

Operasi yang berlangsung selama 21 hari, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026 itu, menjadi ajang pengungkapan besar-besaran kasus narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Selama periode tersebut, Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu berhasil mengungkap 7 laporan polisi (LP), mengamankan 7 tersangka, membongkar 4 Gerebek Sarang Narkoba (GSN), serta menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat 26,81 gram dan 15 butir ekstasi.

Capaian tersebut disampaikan Wakapolres Labuhanbatu Kompol Panggil Sarianto Simbolon, S.H., mewakili Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar di Rantauprapat, Rabu (3/6/2026).

Prestasi ini sekaligus menunjukkan konsistensi dan agresivitas Polsek Kualuh Hulu dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Total Pengungkapan Mencapai 81 LP

Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 di jajaran Polres Labuhanbatu membuahkan hasil signifikan. Di bawah komando Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H., total pengungkapan mencapai 81 laporan polisi dengan 91 tersangka.

Dari jumlah tersebut, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu mencatat 44 LP dengan 55 tersangka. Sementara sembilan Polsek jajaran turut berkontribusi dengan 37 LP dan 43 tersangka.

Baca Juga: Keterbatasan Guru Agama, Menag: Siswa Bisa Belajar di Rumah Ibadah Sesuai Keyakinan

Wakapolres Labuhanbatu Kompol Panggil Sarianto Simbolon memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal selama operasi berlangsung.

“Hasil operasi ini menunjukkan keseriusan Polres Labuhanbatu dalam memerangi peredaran narkoba,” ujarnya.

Barang Bukti Meningkat Tajam

Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang Operasi Antik Toba 2026, polisi menyita 1.354,48 gram sabu atau sekitar 1,3 kilogram, meningkat jauh dari tahun 2025 yang hanya 274,6 gram. Selain itu, turut diamankan 4.504 gram ganja, 35 butir ekstasi, dan 5 butir Happy Five (H-5).

Tidak hanya narkotika, aparat juga menyita barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran, di antaranya uang tunai Rp11,4 juta, 30 unit sepeda motor, 46 unit telepon genggam, 5 timbangan elektrik, serta 1 unit mobil.

Perketat Pengawasan Wilayah Pesisir

Penindakan juga diperkuat di wilayah pesisir seperti Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong. Dari wilayah tersebut, tercatat 14 LP dengan 17 tersangka berhasil diungkap.

Baca Juga: Razia THM di Labuhanbatu, Polisi Ringkus Tiga Terduga Pelaku Narkoba

Berdasarkan estimasi kepolisian, hasil pengungkapan selama operasi ini disebut telah menyelamatkan sedikitnya 13.545 jiwa dari penyalahgunaan sabu serta 4.504 jiwa dari ancaman ganja.

Komitmen Pemberantasan Tak Berhenti

Menutup konferensi pers, jajaran Polres Labuhanbatu menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak akan berhenti meski operasi telah berakhir.

“Operasi boleh selesai, tetapi pemberantasan narkoba tidak akan berhenti. Bandar dan pengedar akan terus kami kejar,” tegas AKP Hardiyanto.(mag-10/han)

Editor : Johan Panjaitan
#ops antik toba #polsek kualuh hulu #polres labuhanbatu