Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Cuaca Buruk Terjang Deliserdang, Ratusan Rumah Rusak di 12 Kecamatan

Johan Panjaitan • Jumat, 5 Juni 2026 | 22:40 WIB
Sejumlah warga melakukan pembersihan dahan dan pohon tumbang di badan jalan di Km 10 Jalan Sunggal, selain pohon tumbang beberapa papan reklame turut tumbang.(Batara/Sumut Pos)
Sejumlah warga melakukan pembersihan dahan dan pohon tumbang di badan jalan di Km 10 Jalan Sunggal, selain pohon tumbang beberapa papan reklame turut tumbang.(Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com-Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Deliserdang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan di 12 kecamatan, Jumat (5/6/2026).

Bencana yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB itu tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menumbangkan sejumlah pohon hingga mengganggu aktivitas dan akses jalan utama di beberapa titik.

Sejumlah wilayah terdampak antara lain Kecamatan Lubuk Pakam (Kelurahan Petapahan), Beringin (Desa Sidourip dan Desa Pasar Lima Kebun Kelapa), Percut Sei Tuan (Desa Sampali, Medan Estate, Sei Rotan), serta Batang Kuis (Desa Tumpatan Nibung dan Desa Baru). Di Kecamatan Galang, pohon tumbang juga terjadi di Desa Jaharun A dan langsung ditangani Tim TRC BPBD bersama perangkat desa dan kecamatan.

Baca Juga: Polres Langkat Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Ops Antik Toba 2026

Di wilayah lain seperti Pagar Merbau, Tanjung Morawa, dan Namorambe, dampak serupa juga dilaporkan dengan kondisi rumah warga yang rusak serta pohon tumbang di sejumlah titik pemukiman. Bahkan di Namorambe, sejumlah desa seperti Jati Kesuma, Ujung Labuhan, Cinta Rakyat, Gunung Kelawas, hingga Batu Penjemuran turut terdampak.

Selain kerusakan rumah, banjir juga dilaporkan merendam ribuan rumah warga di beberapa kecamatan. Kondisi ini memaksa sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat terdekat setelah tempat tinggal mereka terdampak pohon tumbang maupun genangan air.

Bencana ini juga sempat menyebabkan kemacetan di Jalan Lintas Sumatera Utara KM 10 akibat pohon tumbang yang menutup badan jalan. Petugas gabungan dari BPBD, PLN, dan dinas terkait segera melakukan evakuasi dan pembersihan untuk mengurai kemacetan serta memulihkan akses jalan.

Dalam beberapa kejadian, pohon tumbang juga menimpa warga yang melintas, namun korban hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga: Menjaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Ekonomi, Penguatan Berkelanjutan Kunci Masa Depan Industri Minuman Kemasan 

Kepala BPBD Deliserdang, Mukti Ali, mengatakan pihaknya telah membuka pusat pendataan dan pelaporan di setiap kecamatan terdampak. Hingga saat ini, tercatat 12 kecamatan, 16 desa, dan 1 kelurahan terdampak bencana, dengan proses pendataan yang masih terus berlangsung.

Sementara itu, Camat Sunggal Guntur Nasution menyebutkan sedikitnya 144 kepala keluarga terdampak banjir dan kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut. Warga bersama aparat juga telah melakukan gotong royong untuk membersihkan material dan mempercepat pemulihan lingkungan.(btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
#rumah rusak #deliserdang #kecamatan #cuaca buruk