Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Alokasikan Rp64 Miliar, Ini Ruas Jalan yang akan Diperbaiki dari Menuju Bahorok dan Bukit Lawang

Juli Rambe • Sabtu, 6 Juni 2026 | 23:40 WIB
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe.(Dok: Dinas BMBKCK Sumut)
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe.(Dok: Dinas BMBKCK Sumut)

 

MEDAN, SUMUT POS- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menempatkan perbaikan infrastruktur jalan menuju Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, sebagai salah satu prioritas pembangunan tahun 2026. 

Melalui program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp64,2 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan provinsi di Kabupaten Langkat.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe, mengatakan ketiga ruas jalan tersebut akan ditangani pada tahun ini dan saat ini masih berada dalam proses tender.

Baca Juga: P2G Desak Evaluasi SPMB Total Jalur Domisili

“Yang pasti bahwa tahun ini kerusakan pada tiga ruas jalan tersebut kita tangani. Tiga ruas jalan ini masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pak Gubernur Bobby,” kata Chandra saat memberikan keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Menurut Chandra, total anggaran sebesar Rp64,2 miliar tersebut akan digunakan untuk peningkatan struktur jalan pada tiga titik berbeda, yakni:

Ruas Simpang Marike–Timbang Lawang sepanjang 5,7 kilometer dengan anggaran Rp34,2 miliar.

Ruas Kuala–Simpang Marike sepanjang 3 kilometer dengan anggaran Rp18 miliar.

Ruas Tanjung Selamat–Simpang 3 Namu Unggas sepanjang 2 kilometer dengan anggaran Rp12 miliar.

Ia menjelaskan, penanganan infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi jalan yang selama ini rusak, tetapi juga untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Langkat.

Pasalnya, Kecamatan Bahorok merupakan pintu gerbang menuju Bukit Lawang yang dikenal sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan di Sumatera Utara dan menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Chandra mengatakan, perbaikan jalan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi dan keluhan yang selama ini disampaikan masyarakat.

“Pak Gubernur Sumut sebenarnya sudah lama mendengar usulan warga agar jalan tersebut diperbaiki,” ujarnya.

Namun demikian, menurut Chandra, pelaksanaan pembangunan sempat tertunda karena pemerintah daerah sebelumnya lebih memprioritaskan penanganan berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah serta menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Karena kemarin fokus di penanganan bencana, dan juga karena keterbatasan anggaran, maka tahun ini dijadwalkan untuk penanganannya,” jelasnya.

Saat ini, proses pengadaan pekerjaan masih berlangsung. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap tahapan tender dapat segera diselesaikan sehingga pekerjaan fisik di lapangan dapat segera dimulai.

Lebih lanjut, Chandra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat merupakan bagian dari program Infrastruktur Terintegrasi (Instansi) yang menjadi salah satu strategi percepatan pembangunan di berbagai daerah di Sumatera Utara.

Menurutnya, pemerintah provinsi menargetkan tahun 2026 menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di seluruh kabupaten dan kota.

“Karena itulah tahun 2026 menjadi tahun akselerasi bagi jalan maupun jembatan kita,” pungkas Chandra. (san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Dinas BMBKCK Sumut #perbaikan jalan di bahorok #jalan rusak di langkat