Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Film Edukatif “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh”, Soroti Kuatnya Pesan Moral dan Ketahanan Keluarga

Johan Panjaitan • Jumat, 12 Juni 2026 | 10:30 WIB
Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tingg Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih berfoto bersama para pemain film edukatif parodi “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” usai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar TP PKK Kota Tebing Tinggi di Aula Balai Kota, Kamis (11/06/2026). (Azan Purba / Sumut Pos
Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tingg Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih berfoto bersama para pemain film edukatif parodi “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” usai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar TP PKK Kota Tebing Tinggi di Aula Balai Kota, Kamis (11/06/2026). (Azan Purba / Sumut Pos

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Upaya membangun ketahanan keluarga dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk lewat media film. Hal itulah yang tergambar dalam kegiatan nonton bareng (nobar) film edukasi parodi “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebing Tinggi di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya selaku Pembina TP PKK Kota Tebing Tinggi, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas inisiatif TP PKK yang menghadirkan media edukasi kreatif melalui film yang sarat pesan moral dan nilai kehidupan.

“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK yang terus berkomitmen mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, film bukan sekadar sarana hiburan, tetapi juga media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui tayangan tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, moral, dan masa depan generasi penerus.

Wali Kota menilai film “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” berhasil mengangkat persoalan sosial dengan pendekatan ringan dan menghibur tanpa menghilangkan nilai edukatif yang ingin disampaikan. Pesan tentang kebersamaan, keharmonisan keluarga, toleransi, serta penyelesaian konflik sosial menjadi benang merah yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Militer AS di Irak Utara

“Film ini memberikan edukasi yang baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun kehidupan beragama. Edukasi seperti ini perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau isu-isu negatif yang belum tentu benar,” katanya.

Lebih jauh, Wali Kota berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat. Bahkan, ia mendorong agar film tersebut dapat diputar dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya edukasi publik.

Menurutnya, pembangunan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan karakter, nilai kebersamaan, dan ketahanan keluarga yang menjadi pondasi utama kehidupan sosial.

“Saya berharap seluruh peserta memperoleh wawasan, inspirasi, dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung terwujudnya masyarakat yang maju serta berdaya saing,” ungkapnya.

Sebelum pemutaran film, Ketua TP PKK Kelurahan Durian, Ulfia Sari Lubis, membacakan sinopsis film yang mengangkat dinamika kehidupan masyarakat dengan pesan kuat tentang persatuan, gotong royong, dan penyelesaian konflik secara bijaksana.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap para pelaku seni lokal, usai pemutaran film Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada para pemain dan kru film. Selain itu, turut diberikan cendera mata berupa kaos bertuliskan “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” sebagai apresiasi atas kreativitas dan kontribusi mereka dalam menghadirkan karya edukatif bagi masyarakat.

Baca Juga: Pin "168" Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Simbol Duka untuk Korban Tragedi Sekolah Dasar

Momentum tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, dan komunitas seni lokal mampu melahirkan media edukasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala BNN Kota Tebing Tinggi AKBP Rohim Marthin Gultom, Camat Bajenis Ari Miranda, Lurah Durian Dias Nasution, sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, serta jajaran TP PKK mulai dari tingkat kota hingga lingkungan.(mag-3/han)

abang kandung

Editor : Johan Panjaitan
#kampung duria #Wali Kota Tebingtinggi #Edukatif #nobar