Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rutan Sidikalang Kembangkan Budidaya Bawang Merah, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif

Johan Panjaitan • Jumat, 12 Juni 2026 | 21:16 WIB
TANAM.: Ka.Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring bersama jajaran saat melakukan tanam perdana bawang merah dilahan SAE, Kamis (11/6/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
TANAM.: Ka.Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring bersama jajaran saat melakukan tanam perdana bawang merah dilahan SAE, Kamis (11/6/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya yang kini dikembangkan adalah budidaya bawang merah di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus pembekalan keterampilan produktif bagi para warga binaan.

Program tersebut ditandai dengan penanaman perdana bawang merah yang dilaksanakan di area SAE Rutan Sidikalang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan itu dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, bersama jajaran petugas dan warga binaan.

Kepala Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Sidikalang, Brema Barus, mengatakan budidaya bawang merah menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dirancang untuk memberikan pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian kepada warga binaan.

Baca Juga: Ibu-Ibu Buka Posko Gratis untuk Mahasiswa di Bundaran HI, Warganet: Ini Solidaritas yang Sesungguhnya

“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya belajar teknik budidaya bawang merah, tetapi juga memahami nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, serta pentingnya kerja sama dalam mengelola sektor pertanian,” ujar Brema Barus, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, seluruh proses dilakukan secara bersama-sama mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit hingga perawatan tanaman. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat produktivitas di kalangan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Menurut Brema, bawang merah dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi serta prospek budidaya yang menjanjikan. Hasil panen nantinya diharapkan tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan program kemandirian yang berkelanjutan di lingkungan rutan.

“Komoditas ini memiliki nilai ekonomis yang baik dan berpotensi memberikan manfaat nyata bagi pengembangan program pembinaan kemandirian warga binaan,” katanya.

Baca Juga: Anggaran HUT APKASI di Deliserdang Disorot, Pegiat Antikorupsi Minta Jampidsus Kejagung Awasi Pembiayaan

Lebih lanjut, Brema menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari program akselerasi yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai, program ini juga menjadi sarana pembelajaran yang membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bawang merah #budidaya #Rutan Sidikalang #keterampilan #warga binaan