DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung disertai hujan es melanda wilayah Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (12/6/2026) sore. Akibatnya, belasan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap bangunan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana alam tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi warga terdampak.
Camat Sidikalang, Sastrawan Tumanggor, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, angin kencang dan hujan es terjadi di Lingkungan III dan Lingkungan IV Kelurahan Sidiangkat dan berlangsung cukup singkat namun berdampak signifikan.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI Paluta Rp300 Juta, Mahasiswa Desak Kejari Periksa Ketua
Di Lingkungan III, dua rumah dilaporkan rusak, masing-masing milik Hottua Sitanggang dan Meika Hutagaol. Sementara di Lingkungan IV, sedikitnya 11 rumah mengalami kerusakan, di antaranya milik Ridwan Sinurat, Rudi Hutajulu, Bobby Wardana, Erika Habeahan, Muhammad Boangmanalu, Roni Berutu, Anggiat Situmorang, Tukang Jumaedi Boangmanalu, Arkin Boangmanalu, Martogi Sagala, dan Boiman Sigiro.
“Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah warga yang tersapu angin kencang,” ujar Sastrawan Tumanggor, Jumat malam (12/6/2026).
Selain merusak permukiman warga, cuaca ekstrem tersebut juga berdampak pada sektor pertanian. Sejumlah lahan pertanian dilaporkan rusak akibat pohon tumbang serta terpaan hujan es yang menyertai angin kencang.
Hingga saat ini, pemerintah setempat masih melakukan pendataan terhadap total kerugian dan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak bencana.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan