DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi, Rita Puspita boru Situmorang, mengingatkan pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD) secara rutin bagi remaja putri sebagai upaya pencegahan anemia dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan saat dirinya bersama Staf Ahli I TP PKK Dairi, Sri Dewi Manik, melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi di SMP Negeri 2 Siempat Nempu Hulu, Senin (15/6/2026).
Dalam kegiatan yang juga dirangkum dari unggahan resmi Pemerintah Kabupaten Dairi itu, Rita menegaskan bahwa isu gizi pada remaja masih menjadi tantangan serius, terutama terkait anemia defisiensi zat besi, kekurangan energi kronis, hingga masalah gizi lebih seperti obesitas.
Ia menilai, persoalan tersebut erat kaitannya dengan pola makan yang tidak sehat, rendahnya konsumsi sayur dan buah, serta gaya hidup kurang aktif atau sedentari.
“Remaja perlu membiasakan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta rutin minum tablet tambah darah sekali seminggu,” ujarnya.
Baca Juga: Limbah Pelepah Pisang Disulap Jadi Bulu Mata Palsu Ramah Lingkungan
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun tercatat masih cukup tinggi, yakni 15,5 persen. Angka tersebut bahkan lebih besar pada remaja putri yang mencapai 18 persen, dibandingkan remaja putra sebesar 14,4 persen.
Menurut Rita, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena anemia tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga menurunkan konsentrasi dan produktivitas belajar.
Selain konsumsi TTD, ia juga mendorong remaja untuk membiasakan konsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah, ikan, dan telur, serta rutin berolahraga agar kebugaran tubuh tetap terjaga.
“Guru di sekolah juga diharapkan terus mengingatkan dan mengawal konsumsi TTD setiap hari Senin sebagai bagian dari gerakan I Love Monday,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Surat Edaran Bupati Dairi Nomor 100.3.4.2/3918/2023 tentang pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri tingkat SMP dan SMA sederajat.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan